
Disampaikan Oleh : Sutoyo Abadi
Forensik dimaknai ilmu atau metode ilmiah yang digunakan untuk membantu menyelesaikan masalah hukum, terutama dengan menganalisis bukti dari suatu peristiwa, dalam hal ini keaslian ijazah Jokowi
Instruksi tegas Kapolri kepada Bareskrim Polri untuk menguji ulang keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, adalah langkah krusial yang sudah lama dinantikan. Di tengah gelombang spekulasi dan disinformasi yang terus meresahkan publik, pendekatan berbasis pembuktian ilmiah atau scientific crime investigation merupakan jalan paling efektif untuk mengakhiri polemik ini secara tuntas.
Langkah ini bukan sekadar menguji selembar dokumen akademik, melainkan sebuah ujian transparansi dan akuntabilitas institusi penegak hukum. Polri dituntut bekerja secara independen, profesional, dan terbuka dalam memeriksa dokumen fisik serta membandingkannya dengan bukti otentik yang sah.
Publik kini menanti hasil kerja Bareskrim yang terang-benderang tanpa ada ruang abu – abu untuk keraguan. Sebab, kepastian hukum yang berlandaskan objektivitas ilmiah adalah kunci utama untuk meredam kegaduhan dan mengembalikan kepercayaan publik secara utuh.
Kalau uji ulang membuktikan ijazah Jokowi asli, semua akan berakhir dengan nasibnya masing-masing disini. Sebaliknya kalau uji ulang ternyata palsu, Jokowi akan terpelanting jatuh terjerembab, nasibnya akan menemui jalan terjal. Proses pengadilan hampir dipastikan akan mengikuti menunggu hasil ulang tersebut, karena Jokowi menolak uji ulang oleh pengadilan.
-Atma_
Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.