November 8, 2026

Disampaikan Oleh : M Rizal Fadillah

Saat persidangan PN Jakpus kemarin Jokowi hadir sebagai Saksi Pelapor. Tidak berani datang sendiri tetapi harus ditemani 70 bus pemandu hore yang sudah pasti bayaran. Lucunya meski bukan agenda pembuktian, tetapi ia mengacungkan ijazah baik SMA maupun Sarjana yang diduga kuat palsu. Artinya Jokowi nekad memperlihatkan ijazah palsu di depan persidangan.

Kenapa palsu? Karena tidak ada bukti bahwa itu asli. Tidak ada hasil uji forensik yang telah terpublikasi menyatakan keaslian ijazah tersebut. Bareskrim di bawah Jenderal Listyo Sigit (penyadap) maupun Polda Metro Jaya dipimpin Komjen Asep Edi Suheri (komplotan penyadap) tidak mampu mengumumkan bahwa ijazah Jokowi itu asli. Identik bukan otentik. Identik dengan yang palsu adalah palsu.

Hanya halusinasi Jokowi yang merujuk pada hasil uji labfor Bareskrim tentang keaslian ijazah  sehingga ia keberatan untuk uji forensik kembali jika diperintahkan Majelis Hakim. Alasannya ialah bahwa itu dokumen pribadi yang tidak layak ditenteng kesana kemari. Lucu juga alasan kekanak-kanakan ini, karena :

Pertama, terbukti dan telah disaksikan banyak orang bahwa ijazah Jokowi kini sedang  berada dalam sitaan Polda Metro Jaya yang tentu menjadi barang bukti JPU. Artinya dengan mempertunjukkan ijazah di Sidang Pengadilan, Jokowi telah mencuri barang sitaan. Atas kejahatan ini Jokowi bisa dilaporkan serta diproses hukum.

Kedua, dalam kasus pidana tidak ada otoritas privat. Jokowi tidak bisa keberatan ijazahnya diuji forensik ulang jika hakim memerintahkan.
Mengingat pembuktian keaslian adalah absolut, maka majelis hakim harus memerintahkan JPU untuk melakukan hal tersebut.

Ketiga, jika Jokowi sudah lama memegang ijazah yang diacung-acungkan tanpa izin hakim tersebut maka dipastikan ijazah “asli” Jokowi itu ada dua. Satu di tangan Jokowi satu lagi di Polda Metro Jaya sebagai barang bukti sitaan. Salah satu di antaranya pasti palsu atau kedua-duanya memang palsu.

Penunjukan ijazah Sarjana Jokowi di persidangan menjadi bukti sebuah pertunjukan kepalsuan atas sebuah dokumen. Mengerikan, Jokowi sedang membakar diri di muka umum dengan kobaran api yang berasal dari kayu produk jurusan teknologi kayu. Jurusan palsu, almamater palsu, berfoto palsu, dan Presiden palsu. Ijazah abal-abal itu buatan Pasar Pramuka.

-Atma_


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca