
Ibu,
Negeri kita mengkerut
Nyalinya menciut Ibu,
Dinding Indonesia, rumah kita…,
Koyak moyak.
Bendera kita compang-camping,
Dirobek para anjing.
Ibu,
Indonesia kita penuh lubang.
Angin Utara merasuk membekukan logika,
Merampas hutan-hutan kita
Pun lapangan kerja.
Dengan dalih investasi,
Pribumi di kebiri dan mati….
Angin barat masuk,
Menusuk Inalum,
Menghisap Freeport,
Memperkosa Natuna
Ibu,
Lumbung kita tinggal residu
Gizinya dirampok para bajingan
Kebun kita kerontang
Berbuah hutang
Ibu,
Matamu nanar
Kerut dahimu membiru
Menanggung malu
Ibu,
kuatkan hatimu
Usah kalut
Usah kusut
Meski tersudut
Walau merah putih kita kusut.
Ibu, mari kita tidur
Barangkali esok pagi
Rezim berganti
Dan matahari terbit lagi
Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.