Oktober 9, 2026

Ibu,

Negeri kita mengkerut

Nyalinya menciut Ibu,

Dinding Indonesia, rumah kita…,

Koyak moyak.

Bendera kita compang-camping,

Dirobek para anjing.

Ibu,

Indonesia kita penuh lubang.

Angin Utara merasuk membekukan logika,

Merampas hutan-hutan kita

Pun lapangan kerja.

Dengan dalih investasi,

Pribumi di kebiri dan mati….

Angin barat masuk,

Menusuk Inalum,

Menghisap Freeport,

Memperkosa Natuna

Ibu,

Lumbung kita tinggal residu

Gizinya dirampok para bajingan

Kebun kita kerontang

Berbuah hutang

Ibu,

Matamu nanar

Kerut dahimu membiru

Menanggung malu

Ibu,

kuatkan hatimu

Usah kalut

Usah kusut

Meski tersudut

Walau merah putih kita kusut.

Ibu, mari kita tidur

Barangkali esok pagi

Rezim berganti

Dan matahari terbit lagi


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca