Oktober 10, 2026
Foto Jokowi sedang tertawa

Jika mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beralih profesi menjadi pelukis dan penyanyi ketika masa tugas telah usai, mungkin Jokowi akan menjadi pemain sinetron atau podcaster. Coba tengok, sampai saat ini Jokowi sudah 8 kali meminta maaf. Dia memasang muka memelas, sedih, seolah menyesal karena mengecewakan. Dengan drama di akhir masa jabatannya itu, Jokowi pantas menjadi pemain sinetron. Tapi takutnya, rating persinetronan bisa terjun bebas, dan itu tydack baiq bagi sebuah stasiun televisi.

Menurutku, Jokowi juga lumayan cocok untuk jadi podcaster karena ia suka melemparkan sesuatu seperti kebijakan yang diambil selama kepemimpinannya.

Nah, kenapa harus menjadi podcaster bukannya narasumber pada sebuah podcast? Karena sangat mustahil, takutnya, ketika ia diberikan pertanyaan oleh podcaster ia menjawab “yo ndak tau kok tanya saya”.

Menjelang berakhirnya masa jabatan Sang Raja selama 10 tahun, Aku ingin mengucapkan “Terima kasih Jokowi”, karena sudah membuatku muak dengan drama yang ia pertontonkan, salah satunya seperti wawancara palsu ketika aksi Peringatan Darurat sedang bergejolak.

Thanks Lord Jokowi karena sudah mempermainkan kasus Wiji Thukul, bahkan ketika istrinya wafat, janji pengusutan atas kematiannya tidak juga terealisasi.

Oh Lord Mulyono, terima kasih karena sudah menjadikan Gibran sebagai Wakil Presiden terpilih, karena dengan menjabatnya Gibran sebagai Wakil Presiden, pekerjaan untuk para buzzer masih akan tetap eksis dan itu membantu mereka untuk membeli beras.

Keresahan ini ditulis oleh Hara Nirankara


Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca