Oktober 9, 2026
Ilustrasi

Investasi tak harus menggusur wajah pribumi

Oligarki tak boleh dibiarkan menghancurkan NKRI

Rempang seperti ditantang

Rempang seperti diserang

Rempang seperti diguncang                   

Rempang seperti diganyang

Rempang bukan sekedar hak atas tanah adat

Rempang bukan sekedar wilayah yang berdaulat

Rempang bukan sekedar rakyat yang menggugat

Rempang bukan sekedar warga negara yang menghadapi keparat

Rempang tentang membedah Indonesia berdasar cita-cita proklamasi

Rempang tentang menyelami suasana batin dan keinginan pendiri negeri

Rempang tentang memahami Panca Sila, UUD 1945 dan NKRI

Rempang tentang kejujuran merasakan tujuan negara bangsa yang hakiki

Rempang telah menjadi permainan konspirasi jahat

Rempang telah menjadi simbol pertarungan yang lemah dan kuat

Rempang telah menghadap-hadapkan rakyat dengan aparat

Rempang telah mempertontonkan benturan pejuang maslahat dan penggila mudharat

Rempang telah berubah menjadi panggung kekuasaan dan kenikmatan oligarki

Rempang telah berubah menjadi kuburan massal nurani

Rempang telah berubah menjadi suara kebenaran dan keadilan yang takut bersembunyi

Rempang sesungguhnya telah menjadi kematian yang sepi dan kehidupan yang mewujud tragedi

Bersuara dalam sunyi, bergerak dalam diam dan beraksi dengan jiwa.


Sajak Yusuf Blegur

Kota Patriot Bekasi, 29 Shafar 1445 H/15 September 2023


Baca juga “Tak Melayu Hilang di Bumi” yang membahas konflik Rempang dalam beberapa bagian.


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca