
Investasi tak harus menggusur wajah pribumi
Oligarki tak boleh dibiarkan menghancurkan NKRI
Rempang seperti ditantang
Rempang seperti diserang
Rempang seperti diguncang
Rempang seperti diganyang
Rempang bukan sekedar hak atas tanah adat
Rempang bukan sekedar wilayah yang berdaulat
Rempang bukan sekedar rakyat yang menggugat
Rempang bukan sekedar warga negara yang menghadapi keparat
Rempang tentang membedah Indonesia berdasar cita-cita proklamasi
Rempang tentang menyelami suasana batin dan keinginan pendiri negeri
Rempang tentang memahami Panca Sila, UUD 1945 dan NKRI
Rempang tentang kejujuran merasakan tujuan negara bangsa yang hakiki
Rempang telah menjadi permainan konspirasi jahat
Rempang telah menjadi simbol pertarungan yang lemah dan kuat
Rempang telah menghadap-hadapkan rakyat dengan aparat
Rempang telah mempertontonkan benturan pejuang maslahat dan penggila mudharat
Rempang telah berubah menjadi panggung kekuasaan dan kenikmatan oligarki
Rempang telah berubah menjadi kuburan massal nurani
Rempang telah berubah menjadi suara kebenaran dan keadilan yang takut bersembunyi
Rempang sesungguhnya telah menjadi kematian yang sepi dan kehidupan yang mewujud tragedi
Bersuara dalam sunyi, bergerak dalam diam dan beraksi dengan jiwa.
Sajak Yusuf Blegur
Kota Patriot Bekasi, 29 Shafar 1445 H/15 September 2023
Baca juga “Tak Melayu Hilang di Bumi” yang membahas konflik Rempang dalam beberapa bagian.
Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.