Oktober 10, 2026
Dokumen Fhoto Dengan Ikat Kepala Ketua Gema Keadilan Kabupaten Bandung Barat Candra Permana

semutibrahim.com Kabar Jabar, Pemenuhan Gizi Terbaik untuk Anak: Masakan Ibu di Rumah, Bandung Barat, Kamis (25/9/2025) – Menyusul kasus keracunan makanan yang dialami sejumlah siswa dalam dua hari terakhir, Ketua Gema Keadilan Kabupaten Bandung Barat (KBB), Chandra Permana, angkat bicara. Ia menekankan pentingnya pemenuhan gizi anak melalui cara yang paling sederhana sekaligus penuh makna, yaitu masakan ibu di rumah.

Menurut Chandra, banyak pihak kini sibuk mencari solusi peningkatan gizi anak, namun sering kali melupakan bahwa jawaban terbaik justru ada di dapur rumah sendiri. “Masakan ibu adalah yang terbaik karena dibuat dengan cinta, doa, dan penuh perhatian. Saat seorang ibu memasak, ia tidak sekadar menyiapkan makanan, tetapi juga menghadirkan kasih sayang yang tidak bisa tergantikan oleh apapun,” ungkapnya.

Masakan ibu tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga menjadi sumber nutrisi seimbang yang dibutuhkan anak-anak untuk tumbuh sehat dan cerdas. Di balik setiap hidangan sederhana, terselip kehangatan dan nilai-nilai yang mempererat hubungan keluarga.

Selain itu, makanan rumahan memberi keleluasaan bagi orang tua untuk memastikan kebersihan, memilih bahan segar, serta menyesuaikan menu dengan kebutuhan gizi anak. Hal ini berbeda dengan makanan instan atau program masal yang sering kali tidak bisa terkontrol dengan baik kualitas maupun distribusinya.

Chandra juga menilai, makan bersama keluarga di rumah menghadirkan manfaat ganda. Selain memastikan kecukupan gizi, kebiasaan ini memperkuat komunikasi antaranggota keluarga, menumbuhkan kedekatan emosional, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebersamaan kepada anak.

Lebih lanjut, ia menyoroti perlunya peran pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan, untuk memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pola gizi seimbang. Edukasi ini dinilainya menjadi pondasi agar anak-anak tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga mendapat perhatian langsung dari keluarga.

“Program MBG ini sejatinya mulia, hanya saja pelaksanaannya masih belum efektif. Selagi program ini belum berjalan 100 persen, alangkah baiknya dilakukan evaluasi menyeluruh agar benar-benar bermanfaat bagi anak-anak,” tegasnya.

Chandra menambahkan, evaluasi tersebut perlu melibatkan semua pihak, baik pemerintah pusat maupun daerah, agar program MBG bisa tepat sasaran dan berkelanjutan. Dengan begitu, tujuan mulia Presiden RI dalam memastikan anak-anak bangsa mendapat asupan gizi terbaik benar-benar tercapai.

Kontibutor : PGMNI, Konsolidasi Forum, Komite Kemanusiaan, Semut Ibrahim News.


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca