Oktober 10, 2026
Adnan Rustandi, S.H. Anggota DPRD Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bandung Barat Dapil 5
(Memakai Rompi) Dokumentasi Fhoto Saat Meninjau Lokasi, 24 september 2025

semutibrahim.com Kabar Jabar, Kabupaten Bandung Barat 25 september 2025, Anggota DPRD KBB Fraksi PKS Prihatin, Desak Pemkab Lakukan Evaluasi Terkait Keracunan MBG di Kecamatan Cipongkor, Akhir-akhir ini, musibah keracunan yang menimpa siswa diduga mengkonsumsi MBG di beberapa daerah menjadi tranding topic di tengah-tengah masyarakat, Di media sosial pun Viral dan menjadi bahan perbincangan.

Begitupun di Kabupaten Bandung Barat, telah terjadi keracunan yang dialami siswa diduga telah mengkonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di antaranya di Kecamatan Cipongkor belum lama ini dan di Kecamatan Cihampelas hari ini (24/9/2025), Data yang masuk pada tanggal 22 September 2025, ada Ratusan siswa pelajar Diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) ada yang rawat inap, ada yang masih dirawat, ada juga penanganan observasi Intalansi Gawat Darurat (IGD).

Hasil dari pemeriksaan Rumah Sakit Gejala yang muncul antara lain ; muntah, mual, pusing, diare, sakit kepala, tubuh lemas, sesak nafas, deman, sakit perut dan panas dingin.

Atas dasar data tersebut diatas, Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5 (Lima), Adnan Rustandi, menyatakan prihatin atas kejadian keracunan yang dialami oleh para siswa di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat. Keracunan tersebut diduga terjadi setelah mengkonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Adnan, evaluasi ini penting dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti keracunan tersebut dan menghindari korban susulan. “Saya meminta Pemkab untuk segera melakukan evaluasi dan memberitahukan penyebab pasti keracunan tersebut kepada masyarakat,” ujar Adnan, (24/9/2025).

Adnan juga menghimbau pihak-pihak terkait untuk mengecek ke dapur umum dan memastikan proses masak serta pengolahan makanan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. “Jika memungkinkan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat dihentikan sementara waktu untuk menghindari korban susulan,” tambahnya.

Adnan juga mengapresiasi kepada pihak-pihak terkait yang telah membantu dan mengatasi para korban yang terkena keracunan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait yang telah membantu dan mengatasi para korban,” ujarnya, Adnan menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program pemerintah pusat yang bagus karena bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah.

Namun, kejadian keracunan ini telah menimbulkan kekhawatiran masyarakat tentang kualitas dan keamanan makanan yang disajikan dalam program tersebut. /kontributor ; Dadan Saepudin PGMNI, Komite kemanusiaan, Konsolidasi Forum, Semut Ibrahim News.


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca