Oktober 9, 2026
Ilustrasi oleh Grok

Mata pena ini,
Telah menulis guratan aksara-aksara,
Juga angka-angka,
Sesekali ia mencoretkan gambar carut-marut
Gambar sengkarut.

Mata pena ini bernyawa,
Senyawa ia dengan logika,
Senyawa ia dengan fakta,
Senyawa ia dengan luka-luka,
Senyawa ia dengan berontaknya jiwa‼️

Mata pena ini menjadi saksi,
Ketika aku menyelami angkasa,
Mengurapi samudera,
Menelusuri palung-palung kehidupan.

Jemariku tak lagi kokoh,
Bahkan untuk sekedar merangkai aksara,
Mengawinkan kata-kata menjadi kalimat,
Kalimat menjadi narasi dan berbunyi.

Aaaaah…,
Pancaroba selaksa masa,
Mengeruk ceruk
Di antara puing-puing tak berbentuk.

#Sajak_SangLangit


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca