
Aku memeluk api dalam sunyi,
Menggenggam bara dalam diam,
Bukan karena enggan berbagi,
Tapi…,
Karena mungkin lebih baik jika panas ini tak menyentuh siapapun.
Mungkin nanti saat semuanya telah menjadi abu,
Aku kan bercerita,
Mengenang semua yang pernah membakar,
Lalu padam.
Sajak Asmaraloka
Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.