Oktober 9, 2026
Oleh: KH A Mustofa Bisri

Bukan karena banyaknya grup lawak, 

maka negriku selalu kocak.

Justru grup-grup lawak hanya mengganggu 

dan banyak yang bikin muak

Negeriku lucu, dan para pemimpinnya suka mengocok perut

Banyak yang terus pamer kebodohan 

dengan keangkuhan yang menggelikan

Banyak yang terus pamer keberanian 

dengan kebodohan yang mengharukan

Banyak yang terus pamer kekerdilan 

dengan teriakan yang memilukan

Banyak yang terus pamer kepengecutan 

dengan lagak yang memuakkan. Ha ha …

Penegak keadilan jalannya miring 

Penuntut keadilan kepalanya pusing

Hakim main mata dengan maling

Wakil rakyat baunya pesing. Hi hi …

Kalian jual janji-janji 

untuk menebus kepentingan sendiri

Kalian hafal pepatah-petitih 

untuk mengelabui mereka yang tertindih

Pepatah petitih, ha ha …

Anjing menggonggong kafilah berlalu, 

Sambil menggonggong kalian terus berlalu 

Ha ha, hi hi …

Ada udang dibalik batu, 

Otaknya udang kepalanya batu 

Ha ha, hi hi

Sekali dayung dua pulau terlampaui 

Sekali untung dua pulau terbeli 

Ha ha, hi hi

Gajah mati meninggalkan gading

Harimau mati meninggalkan belang

kalian mati meninggalkan hutang 

Ha ha, hi hi

Hujan emas dinegeri orang, hujan batu dinegri sendiri,

Lebih baik yuk hujan-hujanan caci maki. Ha ha, hi hi


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca