
Semut Ibrahim – Operasi Badai Al-Aqsho 7/10/2023 sampai dengan minggu (10/12/2023) berapa sesungguhnya korban tentara Israel? Hal ini menjadi tandatanya karena selama ini juru bicara pemerintah penjajah Israel selalu melaporkan bahwa tentara yang mati tidaklah banyak, termasuk yang luka-luka baik ringan maupun berat. Benarkah demikian?
Baca juga “IDF di Pukul Pejuang Palestina di Semua Front”
Haaretz

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan tentang jumlah sebenarnya tentara penjajah Israel yang terluka, Haaretz tentu tidak asal comot data, namun melalui investigasi langsung ke beberapa rumah sakit rujukan tentara dalam mengumpulkan data.
Haaretz membantah tentang angka palsu juru bicara tentara pendudukan mengenai jumlah orang yang terluka di rumah sakit Israel sejak dimulainya perang di Gaza.
Data juru bicara Angkatan Darat penjajah sejauh ini melaporkan bahwa terdapat 1.593 tentara yang terluka sejak dimulainya operasi (7/10/2023) :
Surat kabar Haaretz mengungkapkan bahwa prajurit Israel dengan kondisi luka-luka berat bahkan kritis di rawat di beberapa rumah sakit Israel, di di antara rumah sakit tersebut adalah sebagai berikut:
- Rumah Sakit Barzelazi (Beersheba) merawat 1.490 tentara
- RS Assuta merawat 178 prajurit
- Rumah Sakit Ichilov di Tel Aviv merawat 148 tentara
- Rumah Sakit Rambam di Haifa merawat 188 tentara
- Rumah Sakit Hadassah di Yerusalem merawat 209 tentara
- Rumah Sakit Shaare Zedek di Yerusalem merawat 139 tentara
- Rumah Sakit Soroka di selatan merawat 1.000 tentara
- Rumah Sakit Sheba di selatan merawat 500 tentara
Sebanyak 3.852 tentara terluka, menurut data rumah sakit Israel, belum lagi ditambah tentara penjajah yang luka ringan, yang dirawat di rumah sakit keliling militer, yang dengan mudah dapat menyebabkan lebih dari 7.000 orang.
Baca juga “Penaklukan Yerusalem & Kemurahan Umar”
Yedioth Ahronoth
Jurnalis Israel Ariel Shimon dipecat dari surat kabar “Yedioth Ahronoth”. Alasan pemecatan Ariel Shimon adalah karena ia mengungkap fakta yang tidak boleh dipublikasikan.
Ia mengatakan mengapa pemerintah tidak mengumumkan jumlah sebenarnya korban tewas dan luka sejak Pertempuran al-Bariyya, dan kerugian peralatan dan mesin yang mereka derita pada Gaza?
Jumlah sebenarnya tiga kali lebih besar dari itu, karena lebih dari 250 tentara dan perwira mengalami kebutaan 100%, dan lebih dari 500 kendaraan hancur total. Di antara lintasan, meriam, kendaraan lapis baja, buldoser, dan Hummer, terdapat sejumlah besar kendaraan yang sebagian hancur. Jumlah prajurit yang terluka mencapai 7 orang.
Ribuan tentara, termasuk 3.700 orang cacat permanen, dan jumlah korban tewas sebenarnya adalah 3.850 tentara dan perwira. Ini adalah pembantaian yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah.
Mengapa Netanyahu tidak menyatakan bahwa dia kehilangan tujuannya dalam pertempuran tersebut? Seluruh Israel tahu bahwa senjata kita akan habis dan habis jika bukan karena dukungan Amerika, bahkan jika Amerika kini telah meninggalkan kita, Al-Aqsa telah kembali ke tangan umat Islam, dan legenda Negara Israel tidak dihiraukan.
Editor : Bam’s
Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.