Ketakutan Zionis, Bahkan Mayat pun di Blokade

Semut Ibrahim | Gaza – Tangkapan layar rekaman Video yang di rekam pada Jum’at 10/11/2023; melaporkan tentang kondisi jenazah korban penyerangan pasukan penjajah di halaman RS Al Shifa – Gaza.
Sampai dengan video ini di publish kembali (Senin 13/11/2023) hampir 100 jenazah yang sudah mulai membusuk tidak bisa di makamkan, karena sniper penjajah #zionis Israel akan menembak mati siapapun yang keluar dari halaman rumah sakit tersebut.
Dengan demikian maka jenazah-jenazah tersebut sampai dengan berita ini di terbitkan sudah menginap di halaman RS selama 4 hari. Begitu hebatnya tekanan rasa ketakutannya tentara #Zionis, bahkan mayat pun di blokade. sumber: Quds News Network.
Di lansir dari Al-Jazeera: Al-Shifa dan Al-Quds , masing-masing rumah sakit terbesar dan terbesar kedua di Gaza, mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka telah menghentikan operasi, berhenti menerima pasien baru karena pemboman Israel dan kekurangan obat-obatan dan bahan bakar di tengah laporan meningkatnya kematian di antara pasien dan staf medis.

Dr. Nidal Abu Hadrous, seorang ahli bedah saraf yang bekerja di Rumah Sakit Al-Shifa – Gaza, mengatakan pasien dan staf menghadapi situasi “bencana” tanpa listrik atau air dan tidak ada jalan keluar yang aman.
“Ini tidak bisa bertahan lama. Diperlukan intervensi segera untuk menyelamatkan staf dan pasien,” kata Abu Hadrous.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan situasi di Rumah Sakit Al-Shifa “mengerikan dan berbahaya”.
“Dunia tidak bisa berdiam diri sementara rumah sakit, yang seharusnya menjadi tempat berlindung yang aman, berubah menjadi tempat kematian, kehancuran, dan keputusasaan,” kata Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah postingan di X, menambahkan bahwa Al-Shifa “tidak berfungsi sebagai rumah sakit. lagi.”
Tiga perawat telah gugur di Rumah Sakit Al-Shifa sejak Jumat di tengah pemboman dan bentrokan Israel di dekat kompleks tersebut, kata badan bantuan PBB di wilayah Palestina yang diduduki dalam rilis terbarunya pada hari Minggu (12/11/2023).
Baca juga informasi tentang Palestina lainnya di sini
Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.