Oktober 9, 2026
 Aksi Bela Palestina, di Monas, Jakarta, Minggu (5/11/2023)

Semut Ibrahim | Jakarta – Anies Baswedan, mantan Guberbur DKI Jakarta sekaligus Pencetus Jakarta Smart City dan Jakarta Kota Kolaborasi hadir dalam Aksi Bela Palestina di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu, 5 November 2023.

Awalnya, Anies meminta massa yang hadir dalam aksi akbar tersebut untuk mengikatkan syal dengan ornamen bendera Palestina dan bendera Indonesia di tangan kanan mereka.

“Saudara saudara semua kita di sini hadir untuk membela Palestina, Kita berkumpul di sebuah lapangan yang bukan namanya lapangan Monas, ini namanya Medan Merdeka menandai kemerdekaan yang kita raih lewat perjuangan. Jadi kita bicara soal Palestina, setuju?” kata Anies.

“Ikat (syal) di pergelangan tangan kanan. Kepalkan tangan. Tangan kiri pegang hapenya, nyalakan kameranya,” ujar Anies di depan massa aksi.

Kemudian, ia meminta massa aksi untuk memegang ponselnya di tangan kiri, dan merekam aksi tersebut, lalu disebarkan di semua sosial media. “Rekam ini dan kemudian kirimkan ke seluruh sosial media. Biar dunia menyaksikan, dari lapangan Medan Merdeka dikirimkan pesan kemerdekaan Palestina,” tegasnya.

Anies berorasi membakar semangat massa dengan menyerukan yel-yel, “Free, free Palestine!, Free, free Palestine!,Free, free Palestine!“

“Free, free Palestine!, Free, free Palestine!, Free, free Palestine!” gemuruh suara sahutan yang di teriakkan oleh seluruh hadirin dengan kompak dan bersemangat.

Dalam orasinya Anies juga mengajak massa yang hadir untuk mengabadikan momen tersebut guna disebar ke seluruh dunia melalui media sosial. Hal ini dinilai penting untuk mengirim pesan tegas bahwa rakyat Indonesia berada di pihak Palestina.

Anies merasa terenyuh setiap kali melihat perkembangan situasi di Gaza, Palestina. Ia juga salut dengan keteguhan hati warga Palestina, khususnya yang berada di Gaza. “Kita merasakan Gaza yang merintih 30 hari. Penderitaan yang dirasakan keluarga, tangisnya menggema melampaui kilometer jauhnya sampai rumah kita,” ujarnya.

Anies sedih menyaksikan ibu yang harus menguburkan anaknya. Dia mengutip sebuah video yang viral di media sosial bagaimana seorang anak yang terjebak di dalam rumah. “Dindingnya hancur, tebingnya hancur. Anak ini terkubur dan dalam rekaman itu diangkat keluar dari reruntuhan lalu bertanya kepada yang mengangkat. ‘Paman, apakah paman akan membawa saya ke kubur?'” tanyanya. Lantas, laki-laki yang mengangkat itu menjawab “Sayangku. Tidak, engkau masih hidup, engkau masih cantik seperti rembulan”.
“Ya Allah, Engkau buat dari apa hati orang-orang Gaza ini? Engkau buat daripada apa tekad orang-orang ini selembut dan setawakal itu? Kita bersaksi tidak ada yang lebih lembut dari orang-orang Gaza,” ucap Anies.

Anies menegaskan kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Indonesia sudah membuat itu dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. “Itu bukan karena pengetahuan, bukan karena bacaan negeri lain. Karena kita merasakan di negeri ini bahwa penderitaan atas penjajahan nyata dan penderitaan itu membuat kita betul-betul terkoyak,” tegasnya.

Suara Anies tampak meninggi, membakar semangat para peserta aksi bela Palestina yang hadir di Monas sedari subuh tadi. “Kita ingin dunia melihat bahwa dari sebuah negeri paling timur dikirimkan fajar kebangkitan Palestina,” seru Anies.

Masih dengan semangat berapi-api, Anies menyerukan agar pesan dukungan kepada Palestina hari ini terus digencarkan agar dilihat masyarakat dunia. “Biar dunia menyaksikan dari Lapangan Medan Merdeka dikirimkan pesan kemerdekaan untuk Palestina. Allahu Akbar,” ujar Anies.

Semut Ibrahim melaporkan.


Untuk melengkapi pengetahuan sejarah akan Palestine silahkan baca “Sejarah Bait Al-Maqdis #1” dan “Sejarah Bait Al-Maqdis #2: Akar Krisis Palestina”


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca