
semutibrahim.com | Jakarta – Jansen Sitindaon, Politisi Partai Demokrat yang menjabat Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat sejak tahun 2020 dan juga pemilik firma hukum, Law Firm Jansen Sitindaon & Partners berpamitan kepada para sahabatnya.
PARA SAHABATKU, AKU NYUWUN PAMIT
Panjang sekali dan penuh dinamikanya pencapresan kali ini, sampai akhirnya hari terakhir telah tiba, besok akan mendaftar dan posisi tiap-tiap orang akan terang benderang:
1). Sebagai kader yang patuh pada putusan organisasi bahkan ditubuh Partai jadi penegak aturan terhadap keputusan yang telah diambil karena menjadi Hakim Mahkamah Partai — karena semalam telah diputuskan dan besok akan mendaftar — saya mohon izin kepada banyak teman-teman semua disini yang selama ini seiring, sejalan dan seperjuangan, bahwa di Pilpres kali ini kita mungkin berbeda pilihan, sahabatku.
2). Semoga perbedaan pilihan politik yang akan terjadi 4 bulan kedepan ini tidak akan mengubah apalagi sampai menghancurkan hubungan persahabatan kita yang usianya jelas jauh lebih lama dari itu. Sebagai manusia tentu ada diantara kita yang terikat dengan aturan di tempat masing-masing seperti halnya saya. Itulah organisasi. Walau diantara kita tentu saja lebih banyak yang terbebas dari itu karena tidak terikat hal yang sama.
3). Sebagaimana pilpres-pilpres yang lalu dimana saya selalu total memperjuangkan kandidat yang telah diputuskan, saya mohon pamit kepada para sahabat semua: di Pilpres kali ini saya mendukung Pak Prabowo sebagai Calon Presiden dengan Cawapresnya Mas Gibran .
Selamat berjuang untuk kita semua sahabatku dalam memperjuangkan dan memenangkan kandidat masing-masing. Pilihan kita kali ini mungkin beda namun rasa perkawanan kita tetap sama. Buah persahabatan yang telah dipupuk bertahun-tahun ini.
Hormatku,
—
Pembaca tentu tidak ingin ketinggalan informasi tentang Partai Gerindra dalam tajuk “GERINDRA Solo Bersama Gibran” atau tentang kaderm uda Partai Golkar dalam tajuk “Surat Terbuka, Garuda Nusantara Menolak Gibran”
Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
Jansen pilih 02 namun minggat bukankah demokrat pilih 02; alur cerita tak nyambung…..berita apa asalbunyi.