
semutibrahim.com | Yogyakarta – Hari ini sabtu (21/10/2023), Ribuan Pelajar, Santri dan Mahasiswa memadati Titik 0 Km Yogjakarta menggelar Aksi Indonesia Turun Tangan Bantu Palestina.
Berdasarkan laporan pandangan mata kontributor Semut Ibrahim, aksi yang diikuti oleh pelajar, santri, dan mahasiswa di Yogyakarta dan sekitarnya tersebut dimulai sekitar jam 08:00 WIB.
Aksi yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian atas apa yang terjadi di Palestina. Sebagaimana diketahui bahwa zionis Israel pada 17 Oktober 2023 melakukan pengeboman Rumah Sakit Baptis al-Ahli di Gaza yang telah menewaskan setidaknya lebih 500 korban jiwa.

Massa Aksi membawa sejumlah poster yang berisi beraneka ragam diantaranya “Usir Zionis Bebaskan Palestina”, “Harta Tahta Untuk Palestina”, “Sebaik-baik Teroris Adalah Israel Dan Amerika”, “Jare Ibuk Oleh Ikut Aksi Penting Maem Sikek”, “Aku Cuma Mau Nonton Drakor Dengan Tenang Tolong Israel Jangan Buat Pusing Dulu”, “Israel Biadab”, ”Boikot Mc. Donald Karena Membantu Tentara Israel,” dan lain-lain.

Selain orasi sejumlah perwakilan elemen membacakan puisi, serta melalukan aksi teatrikal yang mengambarkan kebiadaban zionis Israel terhadap umat Islam Palestina. Lagu-lagu Nasyid yang bertemakan tentang Palestina seperti Palestina Tercinta, Merah saga turut dinyanyikan oleh perserta aksi, serta penggalangan dana untuk membantu perjuangan rakyat Palestina.
Dalam pernyataan sikapnya Gerakan Santri, Pemuda dan Mahasiswa (GSPM) Daerah Istimewa Yogjakarta menyatakan sikap sebagai berikut: Mengecam keras tindakan pendudukan (kolonialisasi) Zionis Israel terhadap Palestina sebagai kejahatan kemanusiaan (crime against humanity) yang harus ditindak tegas oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Massa juga menuntut tindakan tegas dari pihak pemerintahan yang berwenang untuk mendukung Kemerdekaan Palestina sebagai Negara yang berdaulat. Bunyi pernyataan yang selanjutnya adalah menyerukan pemboikotan terhadap produk-produk Israel dan produk yang mendukung penjajahan Israel (Amerika Inggris, Prancis dll).
Pernyataan sikap yang terakhir yakni, Mengajak seluruh pihak untuk terus melakukan penggalangan dana dan memanjatkan do’a bagi rakyat Palestina. Aksi yang berjalan dengan lancar tersebut, berakhir pada jam 10:15 WIB dan ditutup dengan doa bersama untuk Palestina.
Semut Ibrahim melaporkan.
Baca juga “AMERIKA, IBLIS BERJUBAH MALAIKAT”
Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.