Oktober 9, 2026

Merangkum waktu.

Adalah merangkum luka,

Adalah menghimpun rasa

Indonesia raya.

Bahwa, luka itu;

Sepanjang waktu

Berkali di khianati,

Berkali di tikam!

Dan kini di kebumikan.

Indonesia raya tanpa nyawa!

Pancasila hanya slogan saja!

Ketuhanannya entah dimana!

Kemanusiaannya beralih rupa!

Persatuannya koyak-moyak!!

Kerakyatannya tak lagi merakyat

Keadilan sosialnya layu…

Teronggok disudut ruang-ruang birokrat.

Bahwa;

Indonesia raya pernah disegani dunia

Untuk Bosnia pernah ada

Swasembada pangan pernah dirasa

Bangga sebagai macan Asia

Bukan jumawa.

Kini..,

Indonesiaku

Indonesiamu

Indonesia kita

Terhidang di meja makan

Dicabik-cabik para taipan

Digerogoti para tikus

Dicabuli makelar konstitusi

Tengoklah di pembaringan

Ibu Pertiwi compang camping,

Hampir mati….,

Menelan nanah dari lukanya sendiri.

Masihkah kita berdiam diri?!

Gunung Bunder – Bogor; 21-11-2021


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca