
Dalam aksa yang tak kunjung menjadi sua dan
rindu yang tak menjelma menjadi temu, Aku
di sini; terjebak dengan sebuah luka bersama
angin yang menyusup di celah-celah pintu.
Mengenal adalah keberuntungan, waktu
adalah kenangan, “Semoga kita lekas bertemu,
walau aksa menjadikannya semu” dengan perpisahan
yang terjadi sebelum bertemu.
Sinopsis; Rasa, jarak dan temu dalam cinta.
Karya: Hantu Pohon Pisang
Editor: Ghane
Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.