
Disampaikan Oleh : Suherman
Ujian terbesar rakyat bukan hanya kemiskinan, bukan pula bencana atau paceklik zaman, melainkan ketika mereka harus hidup di bawah pemimpin yang bodoh dan zalim
Sebab kebodohan di tangan kuasa melahirkan keputusan tanpa arah dan kezaliman di singgasana menjadikan rakyat menanggung akibatnya
Yang bodoh tak memahami amanah, yang zalim tak peduli luka
Ketika keduanya bersatu, kekuasaan berubah dari pelindung menjadi beban.
Kadang sebuah bangsa tidak hancur karena kurang sumber daya, melainkan karena salah menyerahkan kemudi
Pemimpin yang lemah ilmu mudah tersesat dalam keputusan
Pemimpin yang gelap hati mudah terseret oleh nafsu
Dan rakyatlah yang pertama merasakan dampaknya melalui hukum yang timpang, kebijakan yang keliru, serta keadilan yang perlahan menjauh
Karena itu memilih pemimpin bukan sekadar hak, melainkan tanggung jawab moralitas masa depan bersama
Sebab satu suara yang sembrono bisa berujung pada bertahun-tahun penyesalan
Dan ketika sebuah bangsa asal memilih tanpa menimbang akal dan akhlak, maka jangan heran jika yang datang kemudian bukan kesejahteraan, melainkan ujian panjang
Karena pada akhirnya, rakyat sering kali menuai dari pilihan yang dulu mereka tanam
07/29/29 April 2029,
-Atma_
Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.