Oktober 10, 2026
Gambar ilistrasi

Disampaikan Oleh : Suherman

Korupsi masih berlari liar, tanpa tali yang benar-benar menahan

Ia menyelinap di balik meja, bersembunyi di balik angka dan tertawa pelan di antara celah yang dibiarkan terbuka

Uang negara mengalir, namun tak selalu sampai pada mereka yang membutuhkan

Sebagian tersesat di jalan, sebagian berhenti di tangan yang salah

Dan aku, sebagai anak bangsa, hanya bisa melamun sejenak

Memandang kenyataan yang terasa seperti ironi panjang. Di satu sisi, uang dihambur-hamburkan dengan alasan yang terdengar meyakinkan

Proyek demi proyek berdiri, anggaran demi anggaran disusun. Namun di sisi lain, masih ada yang menahan lapar, masih ada yang berjuang sekadar untuk bertahan hari ini

Kita pandai merencanakan angka, namun sering gagal merasakan makna. Kita berbicara tentang triliunan, namun lupa pada satu piring yang kosong

Apakah ini sekadar kesalahan? Ataukah kebiasaan yang terlalu lama dibiarkan?

Korupsi bukan hanya soal uang yang hilang, melainkan tentang kepercayaan yang perlahan habis

Tentang harapan yang terus dikikis sedikit demi sedikit. Dan di tengah semua itu, rakyat tidak meminta banyak hanya ingin keadilan berjalan, hanya ingin apa yang menjadi haknya tidak diambil diam-diam

Melamun memang tidak mengubah apa-apa, namun dari sana lahir kesadaran bahwa negeri ini tidak kekurangan. Yang kurang adalah kejujuran.

Dan mungkin suatu hari nanti, ketika yang salah benar-benar dihentikan, dan yang benar benar-benar dijaga, kita tidak lagi melamun dengan getir, melainkan tersenyum melihat negeri yang berjalan sebagaimana seharusnya

05.32/24 April 2026,

-Atma_


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca