Oktober 9, 2026

rasa luka

Seonggok bara membuncah,

Gapai titik api yang mulai beku.

Menyeringai retak, pecah

Bagai cermin dihantam peluru

 

Aku…..,

Hanya secuil harap dari sisa waktu

Menyayati sembilu berpilu-pilu

Meranggas, terhempas dan mengabu

Waktu telah menikamku bertalu-talu

 

Lidah api kini menari-nari,

Menusuk ruang dari segala dimensi

Bagai belati meliuk penuh birahi

Menggores asa dari dua sisi

 

Bara biru beku,

Belati legam lebam,

Meremas kata dan nada,

Ada.


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca