Oktober 9, 2026

Semut Ibrahim Mediatama | Bawean, Gresik 18 September 2026 – Kapal Tugboat TB. Bomas Explorer yang menarik tongkang bermuatan batubara dari Banjarmasin dengan tujuan Batang, Jawa Tengah, dilaporkan mengalami insiden di sekitar perairan Pulau Bawean, Kabupaten Gresik.

Kapal dengan 10 orang ABK tersebut kini sudah sekitar 10 hari berlabuh di Desa Tanjung Ori, Pantai Labuhan, Pulau Bawean, dalam kondisi tongkang miring.

Insiden terjadi sekitar 5 mil dari Pulau Bawean. Hingga saat ini, proses penyedotan air dari dalam tongkang dan perbaikan masih terus dilakukan oleh pihak PT.

Versi Berbeda Soal Penyebab Kemiringan

Terdapat dua keterangan berbeda terkait penyebab miringnya tongkang tersebut.

Menurut keterangan kapten kapal tugboat, kemiringan disebabkan faktor manhole [lubang akses palka]. Kapten menyebut belum ada kepastian kebocoran dan memastikan tidak ada tumpahan batu bara ke laut meski tongkang dalam posisi miring.

Namun keterangan berbeda disampaikan LSM GMBI, Junaidi. Ia mengaku mendapat informasi dari salah satu petugas Syahbandar Pulau Bawean bahwa kapal tersebut mengalami kebocoran dan kemiringan.

“Sampai saat ini masih dilakukan penyedotan air dari kapal tongkang yang bocor dan perbaikan oleh pihak PT sendiri,” ujar Junaidi.

Ia juga menyoroti proses perbaikan yang dinilai tidak melibatkan pihak agency atau perusahaan pelayaran yang memiliki legalitas resmi, dengan alasan hanya kebocoran kecil.

Desakan Pengawasan Ketat

Kondisi tongkang batubara yang berlabuh cukup lama di perairan Bawean tersebut menimbulkan kekhawatiran warga pesisir akan potensi pencemaran lingkungan.

Untuk itu, diharapkan adanya pengawasan yang lebih diperketat dari pihak Syahbandar dan Satpolairud terhadap kapal-kapal yang berlabuh di wilayah perairan Pulau Bawean, sesuai dengan aturan kemaritiman yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Syahbandar Pulau Bawean terkait status dan kondisi terbaru TB. Bomas Explorer beserta tongkangnya karena kepala sahbandar Bawean ketika dihubungi via wa oleh pihak media tidak merespon .(Red ,AR)


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca