Oktober 10, 2026
Gambar ilustrasi

Disampaikan Oleh : M Rizal Fadillah

Gibran adalah pengkhianat konstitusi melalui kemenangan palsu MK pimpinan Anwar Usman sang pengkhianat. Lalu pengkhianatan demokrasi dengan KPU yang menerima pendaftaran Gibran sebelum perubahan PKPU. Politik dinasti melanggar regulasi dan tidak memiliki ijazah SMA merupakan pengkhianatan edukasi. Gibran adalah wajah planga plongo bangsa. Bangsa yang terbius psikotropika.

Prabowo juga pemimpin yang tidak ajeg, plin plan, dan ambivalen. Sebagian menghawatirkan akan  kesehatan mental, psikososial, bahkan moral. Faktor usia dan kesendirian mungkin mempengaruhi terhadap kepemimpinan kenegaraanya. Keputusan politiknya kadang aneh dan paradoksal.

Rekam jejak pengkhianatan Prabowo perlu menjadi kewaspadaan dan antisipasi rakyat ke depan.

Pengkhianatan Keluarga

Semua tahu akan konflik keluarga Soeharto dengan menantunya. Prabowo diusir dan putus hubungan dengan Titik Soeharto. Betapa besar jasa keluarga Soeharto untuk karier Prabowo.

Pengkhianatan Tentara

Peristiwa 1998 mencoreng wajah tentara. Probowo yang memimpin “Tim Mawar” dinilai melakukan pelanggaran HAM. Berujung pemecatan dari TNI dan kabur ke Yordania.

Pengkhianatan PolitikDukungan politik rakyat baik Pilpres 2014 maupun 2019 dibalas dengan air tuba kesiapan menjabat Menhan dalam rezim Jokowi. Kecurangan  kemenangan Jokowi dimaklumi bahkan akhirnya didukung.

Pengkhianatan UmatUmat mendorong Prabowo untuk maju dan menang melalui Ijtima Ulama. All out mendukungnya. Tetapi saat menjabat Menteri kasus yang menimpa Habib Rizieq Shihab dan pengikutnya tidak diliriknya. Kezaliman dibiarkan.

Penghianatan BangsaPolitik dunia  bebas aktif Indonesia dikotori Prabowo yang bersekutu dengan Zionis Israel dukugan Amerika. BoP, ART, dan MDCP adalah segitiga bermuda penghianatan.

MBG sarang korupsi, KMP pemborosan uang negara, Kabinet gembrot, reformasi Polri omon-omon, serta reshuffle-reshuffe palsu, telah menambah kualifikasi pengkhianatan rezim Prabowo. Belum lagi citra kepanjangan periode Jokowi dan skandal Teddy.

Tidak ada harapan dari pemerintahan Prabowo Gibran. Pengkhianatan akan terus berlanjut. Rakyat membiarkan atau menghentikan…?

Pemerhati Politik dan Kebangsaan, Bandung, 30 April 2026

-Atma_


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca