
Disampaikan Oleh : Sutoyo Abadi : 24/04/2026
“Will only make you weak and lose confidence. Ignore the fear and proceed your step”. (“Rasa takut hanya akan membuatmu lemah dan kehilangan kepercayaan. Abaikan ketakutanmu dan lanjutkan langkahmu*).
Perubahan tidak akan terjadi jika kita menunggu orang lain atau waktu yang lain. Kitalah yang ditunggu-tunggu. Kita adalah perubahan yang dicari”. (Barack Obama).
“Sikap sombong kepada orang yang sombong adalah sedekah, karena jika kita bersikap tawadhu di hadapan orang sombong maka itu akan menyebabkan dirinya terus-menerus berada dalam kesesatan. Namun, jika kita bersikap sombong maka ia akan sadar.” (Syekh Al Khadimi).
“Dalam politik, tidak ada yang terjadi secara kebetulan. Jika itu terjadi, Anda bisa bertaruh itu direncanakan seperti itu, ” (Franklin D. Roosevelt).
Tanah Air, simbol kedaulatan negara dan harkat diri bangsa, harus dipertahankan sampai titik darah penghabisan, demikian pesan Jenderal Sudirman.
Diruang tamu terpampang foto megah Jenderal Sudirman, patut di duga Prabowo tidak paham dan tidak sadar terpampang sosok Jenderal Besara pengawal kedaulatan negara yang kokoh.
Sebaiknya foto tersebut segera dilepas, untuk apa di pajang kalau hanya sebagai simbol seolah olah seorang patriot sesuai cuap – cuap sesuai paradoks nya, kalau perilakunya seperti kodok penjual kedaulatan negara.
Rakyat sudah muak melihat tingkah lakunya, cepat atau lambat rakyat dengan caranya sendiri sendiri pasti akan bangkit melawan : “When justice fails, public opinion takes over. When the law is lost in the extremes of legalism, or bends under the weight of money, mobs begin to burn and murder.” (“Ketika keadilan gagal, opini publik mengambil alih. Ketika hukum tersesat pada kejumudan Undang-Undang atau bengkok karena uang, massa mulai akan membakar dan membunuh.”).
-Atma_
Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.