Oktober 9, 2026
Gambar ilustrasi

Disampaikan Oleh : Sutoyo Abadi  : 01/04/2026

Tidak puas setelah sukses mengkudeta UUD 45  Indonesia telah menjadi negara Liberal. Elit Zionis Rothschild, dengan kekuatan Mozad CIA Amerika terus mengadu domba Umat Islam Indonesia.

Terasa makin masif saat menebar isu sesat. Ahir ahir  ini tujuh aktifis, sebagai tokoh Islam nekad telp langsung tidak dihitung sms provokasi yang sama bahwa, “Syiah Iran sesat, Syiah kafir, atau Syiah musuh Islam”. Meres tidak menyadari sudah 47 tahun lebih narasi ini diputar, setiap mau berkonflik dengan Iran dan proksinya (seperti Houthi di Yaman, Hizbullah di Lebanon, atau Bashar Assad di Suriah), isu ini kembali mencuat.

Di internal Islam, masih terjadi rekayasa adu domba, Iran  dilukiskan sebagai rafidhah atau bukan Islam. Di luar Islam, Iran dilabeli evil, rezim, otoriter, irrasional, mendiskreditkan perempuan, pembunuh, berbahaya, sedang mengembangkan nuklir, dan sebagainya. Proses demonisasi selalu muncul sebelum dan selama intervensi untuk menumbangkan Iran.

Amerika dan Israel ingin Iran terisolasi dari dunia Islam dan akan diputus dari dunia lain lewat berbagai embargo. Iran cukup menderita sebenarnya. Tapi hebatnya, bisa bertahan, bahkan dalam banyak hal tetap eksis justru semakin berkembang.

Disaat Iran sekarang berperang secara terbuka dengan Israel dan Amerika, isu-isu negatif tentang Iran kembali disebar. “Ngapain dukung Syiah, mereka bukan Islam”. “Biarkan Iran, Amerika dan Israel berperang, semuanya kafir”. “Iran dan Israel adalah bestie – Iran membunuh lebih banyak umat Islam ketimbang Israel”.

Propaganda dan adu provokasi melemahkan dukungan dunia Islam terhadap Iran. Di Indonesia sejumlah “Agen Mossad” (ustad, intelektual dan aktifis) sejak perang meletus rajin mengkampanyekan narasi ini. Zionis mengontrol para politisi lewat kekuatan lobi dan uang.

Rekayasa politik lagu lama untuk menguasai Iran, kepemimpinan Ayatullah harus ditumbangkan. Alasannya klasik selalu sama tentang bahaya “Iran sedang memproduksi bom nuklir yang bisa menjangkau Eropa dan Amerika”. Karenanya itu tidak heran, sejak awal Ayatullah Khumeini sudah menyebut kelompok zionis ini, Amerika dan Inggris, sebagai “setan”.

Baru sekarang dunia paham, lewat bocornya file Epstein. Untuk perwujudan proyek Israel Raya bagi satu bangsa “pilihan setan”. Visi besar tanpa ujung inilah mereka melakukan kudeta, perampokan tanah dan sumberdaya, kolonialisasi, sampai kepada genosida.

Iran itu sedang berhadapan dengan “sifat dan watak Dajjal (zionis, Amerika, dan sekutunya). Konon Indonesia tidak sadar terseret mendaftarkan diri untuk menjadi pengikut Dajjal lewat BoP. Walaupun Dajjal yang sesungguhnya belum muncul.

Presiden Prabowo kawan atau lawan dan musuh Umat Islam. Seperti melakukan pembiaran kerja CIA dan Elit Mossad Zionis Rothschild Israel yang terus menerus mengadu domba dan akan menyeret Umat Islam Indonesia mendukung Dajjal Amerika dan Zionis Israel.

-Atma_


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca