Oktober 9, 2026

Disampaikan Oleh : Sutoyo Abadi : 03.01.2026

Gambar ilustrasi

Pada Kamis, 01/01/2026 (malam Jumat) pendekar kecil kecil (mahasiswa) yang terhimpun dalam Kajian Politik Merah Putih, dalam suasana hujan gerimis memperingati Tahun Baru 2026.

Mereka tidak membicarakan berharap lahirnya kebaikan di tahun 2026, malah meramalkan “Iblis Imperium Uang” akan merajalela di tahun ini, poin yang muncul antara lain : Atas ijin dan kuasa Iblis imperium uang telah menjelma menjadi  kekuasaan tertinggi, otoritas, atau kedaulatan negara. Negara dalam kendali dan genggaman Polit Biro Oligark imperium uang. Hebatnya uang itu hasil menjarah sumber daya alam negara ini.

Semua pejabat dan pengendali negara bertindak dan menentukannya kebijakan negara diperintahkan oleh kekuatan imperium uang yang telah mengendalikan denyut nadi NKRI.

Betapa jumawanya imperium uang bahkan telah memamerkan wujudnya seperti pada peristiwa-peristiwa tidak bisa tersentuh sedikitpun dalam kasus pagar laut, PIK 1 dan 2 yang nyata bentuk negara dalam negara, kuasa TKA ilegal di Morowali, pelaku banjir bandang di Sumatera, semua bak raja diraja suka suka bebas membunuh dan menenggelamkan suatu wilayah. Imperium uang ini telah lama mengangkangi dan berlaku sewenang-wenang terhadap alam dan manusia Indonesia. Imperium ini menyingkirkan segala pengaruh kekuasaan, semua harus bertekuk lutut sebagai budaknya.

Makin sadis Imperium uang telah menggunakan alat negara untuk memperbudak bangsanya sendiri. Melalui legitimasi negara, mereka menentukan bagian bumi Nusantara manapun yang mereka inginkan untuk mengeruk kekayaan alam dan digdaya merampasnya tanah rakyat.

Mereka mengendalikan dan mengawal negara justru untuk merampok dan merusak hutan dibabat habis dikonversi sebagai modal untuk membiayai cipta multi uang, bagi mereka sendiri.

Aparat negara bagi mereka hanyalah anjing-anjing kelaparan yang perlu dipelihara alakadarnya dan disuruh-suruh untuk menggonggong, menakut-nakuti ataupun sebagai boneka. Sesekali di lempari remah remah untuk berpesta sekedar hiburan sejenak mengendurkan nafsu syahwat sebagai budak.

Imperium tetap akan menjaga kebodohan, kemiskinan dan kelaparan masyakarat luas agar tetap tak berdaya dan tidak melakukan pemberontakan atau perlawanan.Kaum ulama sebagai penjaga moral sebagain mereka telah butakan dengan sihir-sihir dan ajian-ajian Iblis kekuasaan imperium uang yang mereka klaim sebagai Tuhan. Sebagian ulama telah menjadi robot dan pelayan untuk memproduksi legitimasi dan pengecohan terhadap hakikat wajah bengis mereka.

Kekuatan imperium penjajah baru mereka tidak peduli, mereka tidak bergeming atas bencana alam apapun yang terjadi. Sesekali menyuruh negara bertindak memulihkan bencana yang menerjang, dan tolaklah kalau ada bantuan dari luar, jangan ikut terlibat kedalam.Imperium uang ini telah metamorfosa imperium senjata, lebih dahsyat untuk penaklukan sebuah bangsa atau negara akan luluh lantak sampai akarnya. Imperium uang bagai kekuatan raksasa mengeksploitasi dan memanipulasi manusia menjadi iblis.

-Atma_


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca