Oktober 9, 2026

Lumajang, Jawa Timur, SemutIbrahim – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Hingga Rabu (24/12/2025) sore, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat mengalami erupsi sebanyak tiga kali sejak dini hari. Menurut data yang berhasil dihimpun, enam letusan telah didokumentasikan pada hari Minggu, antara Pukul 12:26 WIB dan Pukul 6:00 AM waktu Indonesia, dengan pelepasan antara 500 hingga 1,200 meter di atas puncak.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Semeru yang dirilis melalui laman resmi Magma ESDM, erupsi pertama terjadi pada pukul 01.39 WIB. Saat itu, kolom abu teramati setinggi sekitar 700 meter di atas puncak atau kurang lebih 4.376 meter di atas permukaan laut.

“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut,” tulis laporan tersebut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 118 detik.

Pada masa yang sama, hujan lebat di lereng gunung berapi mencetuskan lahar berbahaya—aliran lumpur dan bahan gunung berapi yang bergerak pantas menuruni lembah. Lahar ini membawa pasir, batu, dan serpihan, memenuhi dasar sungai dan menyekat jalan raya, mengancam kawasan penduduk.

Satu kawasan di Kabupaten Lumajang, seorang pelombong pasir tempatan dihanyutkan arus tetapi dapat diselamatkan. Lahar itu disebabkan oleh gabungan letusan gunung berapi, disertai dengan abu dan sedimen gunung berapi, dan hujan lebat, yang meningkatkan isipadu air di lereng dan menggerakkan bahan gunung berapi. Lahar bergerak dengan cepat dan boleh memusnahkan jalan raya, jambatan, dan bangunan di sepanjang dasar sungai.

-Atma_


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca