Oktober 10, 2026

Oleh : Imam B. Prasodjo

Mari Kita Bantu Suarakan Saya tak mengenal Bu Ira Puspadewi. Saya hanya mengikuti cerita tentang nasibnya yang malang dari sosial media. Mengingat reputasi penegak hukum di negeri kita yang banyak dipenuhi oleh “orang tak terpercaya”, alias amburadul, saya memilih untuk ikut menyuarakan hati agar Bu Ira mendapat keadilan sepantasnya.

Orang yang belajar hukum pasti pernah mendengar kalimat : “it is better that ten guilty persons escape than that one innocent suffer.” Jadi, dengan membaca bagaimana proses peradilan berjalan, saya kok berkeyakinan Bu Ira adalah orang yang “innocent” (tak bersalah). Karena itu, jangan sampai ia menderita akibat keputusan hakim yang bodoh sehingga menjadikan seseorang menderita.

Mungkin hanya dengan sanksi sosial yang berat, para jaksa dan hakim di negeri ini merenung berkali kali sebelum memutuskan sebuah perkara. Mari kita suarakan “suara hati.” Saatnya suara publik menghukum penegak hukum yang tak peka hukum.

Damm…!

-Atma_


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca