
Dari Lubuk hati yang paling dalam kami para cucu pendiri NU utamanya saya Gus Aam Wahib Wahab Cucu Pendiri NU KH Wahab Chasbullah menginginkan NU kembali ke khitthahnya, jatidirinya.
Seperti di era Rais Aamnya KH Wahab Chasbullah dimana pada saat itu NU sungguh luar biasa.
Terdepan dalam membela mempertahankan Bangsa Negara RI, Terdepan dalam membela dan mempertahankan kepentingan umat Islam, Terdepan dalam membela kebenaran & menegakkan keadilan.
Terdepan dalam melayani umat islam, Terdepan dalam membangun perekonomian umat.
Sudah saatnya NU harus mempunyai pemimpin yang mampu membawa NU kedepan seperti di Era Kejayaan NU dibawah kepemimpinan Rais Aam-nya KH Wahab Chasbullah.
Saat ini NU sedang dipimpin oleh pemimpin yang tidak mengerti, tidak paham, tidak tahu dan apa yang harus dicontoh, diteladani. Serta apa-apa saja yang harus dilanjutkan yang sudah dilakukan pendiri NU KH Hasyim Asy’ari dan KH Wahab Chasbullah.
Salah satunya yang utama dan penting yang dilakukan KH Hasyim Asy’ari dan KH Wahab Chasbullah adalah : dimana KH Hasyim Asy’ari dan KH Wahab Chasbullah yang meminta secara khusus kepada seluruh warga NU untuk membantu dalam bentuk uang dan lain-lain untuk saudara kita sesama muslim.
Warga palestina yang saat ini sedang diserang, dibantai oleh Zionis IsraeHell Ketum PBNU beberapa waktu lalu malah mengundang narasumber yang terkait dengan jaringan Zionisme International dalam kegiatan NU yang sangat penting yaitu :
Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama / AKN- NU sebagai narasumber kaderisasi tingkat tertinggi NU.
Menurut kami ini benar-benar telah menabrak, melanggar nilai-nilai dari Ajaran Ahlussunnah Wal jama’ah An Nahdlliyah, serta sangat bertentangan dengan Muqadimah Qonun Asasi Nahdlatul Ulama.
Saya sungguh sangat senang, bahagia dan bangga mempunyai pimpinan Syuriah di jajaran PBNU sangat konsisten, istiqomah dan komitmen memegang teguh prinsip Ahlussunnah Wal Jama’ah An Nahdliyah dan Muqadimah Qonun Asasi Nahdlatul Ulama.
Bahwasannya dengan Ketum PB. NU mengundang narasumber dari Jaringan Zionisme International dalam kegiatan sangat penting di NU yaitu : Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama / AKN -NU sebagai narasumber di tingkat tertinggi Nahdlatul Ulama ini benar-benar pelanggaran yang sangat mendasar dan sangat berat, dan juga dalam hal tata kelola keuangan dilingkungan PBNU mengindikasikan pelanggaran terhadap hukum syara’ ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Yang pada akhirnya akan berimplikasi membahayakan terhadap Existensi Badan Hukum Perkumpulan Nahdlatul Ulama.
Dengan memperhatikan dan mempertimbangkan kedua hal tersebut diatas akhirnya, Rais Aam, Dua Wakil Rais Aam dan 37 Syuriah sudah menentukan dan mengambil keputusan Yaitu :
Meminta Ketum PBNU saat ini “MENGUNDURKAN DIRI atau DIBERHENTIKAN“.
Saya sangat mengapresiasi, siap mendukung, siap berada di barisan terdepan dalam memback up , membela apa yang sudah telah diputuskan Rais Aam dua Wakil Rais dan 37 Syuriah.
Semata-mata demi menyelamatkan NU, Demi menjaga marwah dan martabat NU.
Ayooo… seluruh pengurus Nahdlatul Ulama di semua tingkatan/ level serta para Kyai, Habaib dan Gus NU kultural mendukung, membela dan membantu perjuangan Rais Aam dan jajarannya.
Gus Aam Wahib Wahab
Putra Alm KH Wahib Wahab, Mantan Menteri Agama RI dan Cucu Insiator, Pendiri, Penggerak NU KH. Wahab Chasbullah
Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.