Oktober 9, 2026

—- Sutoyo Abadi. : 14.08.2025

Skizofrenia adalah gangguan mental yang terjadi dalam jangka panjang, gangguan tersebut menyebabkan penderita mengalami halusinasi, delusi, kekacauan berpikir dan perubahan perilaku.

Gambar ilustrasi

Penderita skizofrenia pada umumnya mengalami kesulitan untuk membedakan antara kenyataan dengan pikiran yang ada.

Paradoks adalah pernyataan yang seolah-olah bertentangan (berlawanan) dengan pendapat umum atau kebenaran, tetapi kenyataannya mengandung kebenaran. Indonesia bubar bisa terjadi.

Muncullah pertentangan, konflik, kontradiksi, dan polaritas : Coba perhatikan seorang Presiden terus menerus pidato berapi-api ingin berusaha mengesankan pada rakyatnya, justru rakyat akan semakin tidak terkesan. Semakin berusaha untuk mengendalikan segalanya, justru segalanya semakin tidak terkendali.

Perasaan bahagia dengan sukses semakin dikejar yang terjadi justru semakin bikin anda menderita. Merasa paling benar dan berkuasa, bikin anda terkapar dan tersesat. Karena tidak mau mendengar dan merasakan kenyataan rakyatnya makin menderita.

Perhentian dialog di media sosial : Apakah anda paling baik – “ternyata tidak”, Apakah anda paling bijak “ternyata tidak” ‘ Apakah anda paling jenius – “ternyata tidak”,  di sanalah alam paradoks.

Inilah Indonesia saat ini, yang sudah tersesat jauh di alam paradoks UUD 2002. Penderita skizofrenia pada pemimpin sudah sangat parah, mengalami kesulitan untuk membedakan antara  kenyataan negara sudah porak poranda dengan pikiran seolah – olah akan mencapai Indonesia emas hanya dalam angan – angan dan pikirannya.

Negara berada disimpang jalan, menuju jurang terjal bahkan sedang menggali kuburan untuk bunuh diri. Jangankan Indonesia Emas – Indonesia Perunggu, jauh panggang dari api.

Di perlukan pemimpin (Presiden) yang memiliki kemampuan dengan tindakan tegas, cerdas, taktis – terancana – terstruktur dengan sasaran dan tujuan negara sesuai Pembukaan UUD 45, agar sampai para kemakmuran, kesejahteraan dan kejayaan negara yang sejati, masih di ingkari dan di hindari.

Padahal disanalah akan sampai Indonesia emas dengan capaian kemenangan yang terukur, di sanalah alam realitas. Capaian ini ada pada orang waras bukan para penderita skizofrenia.

Capaian tidak akan pernah dicapai oleh pemimpin yang sedang sakit menderita halusinasi, delusi, kekacauan berpikir dan perilaku hanya omon-omon, tidak mampu membedakan antara kenyataan dengan pikiran yang ngelantur kemana-mana.

-Atma_


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca