Oktober 10, 2026

— Sutoyo Abadi : 20.11.2924

Berombongan Kau datang ke Yogjakarta

Saya tahu Kau datang dari Jakarta

Dengan mata buta datang ke Kampus Tua

Tidak paham UGM tempat pertapa

Semua riset dan kajian ada di sana

Macam macam analisa keilmuan dari mancanegara

Kau datangi profesor Guru Bangsa

Sangat memalukan hanya berbekal titah Tuannya

Membayangkan dirinya sebagai dewa

Akan mengajarkan Demokrasi Ala Amerika

Cas cis cus manusia tanpa sopan santun, norma dan etika

Gambar Ilustrasi

Mengira Sang Guru Bangsa akan terpana

Hanya tersenyum bijak memberi tanda

Sayang Kau sudah mati rasa

Tetap cas cis cus malah ketawa bangga

Seolah-olah merasa sasarannya sudah tak berdaya

Sang Guru Bangsa akhirnya murka

Karena tahu di depannya ada penghianat negara

Terpaksa memberi kuliah terbuka

Sejarah demokrasi Ala Barat dan Amerika

Sampailah pada kuliah Demokrasi Pancasila

Kau jangan lagi datang ke Yogyakarta

Kalau hanya suruhan penghianat bangsa

Mereka terdiam seribu bahasa

Beraninya masuk ke UGM kampus tua

Akhirnya pergi entah kemana

Hina, melakukan tanpa tata Krama

Hanya bermodal nekad berani datang ke Yogyakarta

Akan membujuk Ilmuwan untuk jualan di lapak media masa

Kau belum terlambat, sadarlah dengan berdoa

Jangan terlalu jauh tersesat di alam terbuka

Belajarlah dulu dengan tekun ke para ilmuwan dan cendekia

Rendah hati dan jaga tata Krama

Doa menyertai kamu semua

Kamu semua adalah saya

Berangkat bersama sama

Semoga mendapat pertolongan, lindungan dan hidayah dari Yang Maha Kuasa

Aamiin Yaa Rabbal Aalamin.

-Atma_


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca