Oktober 10, 2026

SemutIbrahim, Jakarta – Dibanding anggota DPR RI Charles Honoris, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dinilai lebih tepat menjadi pendamping Anies Baswedan pada Pilgub Jakarta ini kalau seandainya cagub petahana itu didukung oleh PDI Perjuangan.

Penguasaan Prasetyo terhadap persoalan Jakarta terutama birokrasi menjadi pertimbangan utama dibanding Charles, yang meskipun memang menjadi wakil rakyat dari daerah pemilihan Jakarta III, yang meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu.

“Yang paling tepat wakil Anies itu Prasetyo Edi. Karena Prasetyo sudah lima tahun sebagai Ketua DPRD DKI. Artinya pengalaman kelola birokrasi di Jakarta sudah dimiliki,” jelas aktivis senior Guntur Siregar (23/7/2024).

Dukungan PDIP ke Anies sendiri, menurutnya, akan semakin memantapkan kemenangan Anies pada Pilgub Jakarta ini. Karena PDIP akan mengisi kekurangan Anies dalam penguasaan wilayah di Jakarta.

“Kalau jadi duet PDIP dengan Anies, saya menganalisa tidak ada lawan. Karena Anies itu butuh suara di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Itu dimiliki basis pemilih militan PDIP dari pemilu ke pemilu. Sedangkan basis pemilih Anies ada di Jakarta Timur, Selatan dan Pusat,” ucapnya.

“Jadi kalau digabung, dua kekuatan itu sudah menang mutlak siapa pun lawan tandingnya,” sambung mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Raya, organisasi mahasiswa yang kerap diidentikan dengan PDIP ini.

Guntur yang pernah menjabat Sekjen Projo, relawan pendukung Presiden Joko Widodo, ini sendiri menilai Anies Baswedan tepat untuk kembali memimpin Jakarta. Dia pun mengingatkan agar jangan sampai Jakarta dipimpin Ketua Umum DPP PSI yang juga putra Jokowi, Kaesang Pangarep.

“Jakarta ini jangan dibuat uji coba oleh kepentingan sempit KKN demi ambisi Jokowi yang sudah habis masa jabatan dengan menyodorkan putranya sebagai wakil gubernur,” ungkapnya.

“Dengan segala macam tantangan berat di Jakarta sebagai kota kolaborasi, tidak bisa dibuat main-main. Harus pemimpin yang cerdas dan hubungan luar negeri yang mumpuni seperti Anies Rasyid Baswedan,” demikian Guntur Siregar.

Sebelumnya politikus PDIP Guntur Romli menyebut partainya menyiapkan dua skenario menghadapi Pilgub Jakarta. Pertama mengusung kader sendiri sebagai cagub. Kedua, mengajukan kadernya untuk menjadi cawagub mendampingi calon dari luar PDIP, seperti Anies Baswedan.

PDIP, katanya, akan menyodorkan nama Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi hingga Charles Honoris.

“Gubernurnya dari pihak bukan kader ya, itu ada namanya Mas Anies Baswedan. Termasuk misalnya siapa nanti yang dicalonkan untuk DKI 2, apakah Mas Charles atau bang Pras (Prasetyo Edi). Ini juga nama-nama yang sekarang terus dikaji terus dipertimbangkan,” kata Guntur. 

-Atma_


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca