FOTO : ILUSTRASI.
Oleh : Prof . Dr . Eggi Sudjana, S.H., M.Si. (Ketua Umum TPUA)
Semut Ibrahim | Jakarta, 7 Mei 2024 – Capres terpilih Prabowo Subianto mewacanakan ide untuk membentuk wadah yang berisi para presiden terdahulu, yang disebut dengan presidential club atau klub presiden. Selain sebagai wadah yang berisi perkumpulan Presiden terdahulu, presidential club juga berfungsi sebagai ajang berdiskusi mengenai masalah kebangsaan.
Juru Bicara (Jubir) dari Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut esensi Presidential Club adalah agar mantn Presiden tetap rutin bertemu dan berdiskusi tentang masalah-masalah strategis kebangsaan. Sehingga terjaga silaturahim kebangsaannya dan menjadi teladan bagi kita semua. (3/5/2024).
Ada yang berpendapat, bahwa presiden club ini akan dijadikan sarana bagi Prabowo untuk mendamaikan Megawati dengan Jokowi. Karena publik sudah paham, kemarahan Megawati pada Jokowi sudah mendarah daging, melebihi dendam politik Mega ke SBY.
Jokowi yang lahir dan dibesarkan dari rahim PDIP, berani secara terbuka berkhianat dan melawan kebijakan PDIP dalam Pilpres 2024. Bahkan, Jokowi melalui Andi Widjoyanto menantang PDIP dan menyatakan hebat jika mampu mengalahkan Jokowi.
Prabowo tak ingin ada dampak destruktif dari perseteruan itu. Secara substansi, Prabowo menang karena dukungan kekuasaan Jokowi. Jadi, Prabowo tak bisa berlepas diri dari Jokowi. Secara substansial, Prabowo juga enggan berkonflik dengan PDIP jika nantinya PDIP mengambil opsi beroposisi.
Namun, dalam perspektif lain saya berpendapat Presiden Club ini akan dijadikan sarana bagi Jokowi untuk melanjutkan kekuasaan politik dinastinya, JANGAN LUPA Secara struktural, ada Gibran Rakabuming Raka , anak nya Jokowi , sebagai Wapres yang akan mengamankan kepentingan Jokowi. Secara fungsional, ada Presiden Club dimana Jokowi bisa powerfull mengendalikan forum ini untuk mengintervensi Pabowo, dan intervensi nya Jokowi sulit ditolak karena jasa besarnya yang jadi kan Prabowo Presiden RI .
Sebab, isi Presiden Club ini hanya tiga Orang : SBY, Megawati dan Jokowi. Dengan merapatnya Partai Demokrat ke kubu Prabowo Gibran, termasuk dilantiknya AHY menjadi menteri ATR Jokowi, hal ini mengkonfirmasi SBY bisa dikendalikan Jokowi.
Sementara Megawati, kuat dugaan akan menolak terhimpun dalam Presiden Club. Mega akan keukeuh dengan sikap politik marah pada Jokowi.
Akhirnya, Jokowi bisa dengan leluasa mengendalikan forum Presiden Club, untuk mempengaruhi dan mengendalikan Prabowo. Bahkan, Jokowi sempat usul agar pertemuan dalam forum ini diadakan rutin 2 hari sekali.
Jika esensi Presidensial Club adalah ruang diskusi untuk memberikan saran dan pendapat, nasehat dan arahan kepada Presiden, maka sebenarnya forum ini telah mengambil alih fungsi konstitusional dari Wantimpres. Sebab, dalam menjalankan tugasnya, Wantimpres melaksanakan fungsi nasihat dan pertimbangan yang terkait dengan pelaksanaan kekuasaan pemerintahan negara kepada Presiden.
Jika Jokowi mengintervensi Prabowo melalui lembaga ini, maka peran Jokowi menjadi kecil. Karena anggota Wantimpres bukan mantan Presiden R I.
Melalui forum Presiden Club, Jokowi bisa lebih leluasa karena bisa powerfull mengelola forum ini. Lagipula, Jokowi juga bisa lari dari tanggungjawab konstitusi karena forum ini tidak dibentuk berdasarkan konstitusi sebagaimana lembaga Wantimpres yang memang resmi amanat dari konstitusi.
Jadi, publik jangan terkecoh. Jokowi akan berakhir 20 Oktober 2024, namun Jokowi terus berusaha mempertahankan dinasti politiknya, dengan berbagai manuver politik. Bahwa tentu nya dugaan kuat Strategi ala Firaun tetap di jalankan Jokowi, seperti yang di wahyukan Allah Subhanahu wa Ta’ala:
نَـتْلُوْا عَلَيْكَ مِنْ نَّبَاِ مُوْسٰى وَفِرْعَوْنَ بِا لْحَـقِّ لِقَوْمٍ يُّؤْمِنُوْنَ
“Kami membacakan kepadamu sebagian dari kisah Musa dan Fir’aun dengan sebenarnya untuk orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Qasas 28: Ayat 3) .
اِنَّ فِرْعَوْنَ عَلَا فِى الْاَ رْضِ وَجَعَلَ اَهْلَهَا شِيَـعًا يَّسْتَضْعِفُ طَآئِفَةً مِّنْهُمْ يُذَبِّحُ اَبْنَآءَهُمْ وَيَسْتَحْيٖ نِسَآءَهُمْ ۗ اِنَّهٗ كَا نَ مِنَ الْمُفْسِدِيْنَ
“Sungguh, Fir’aun telah berbuat sewenang-wenang di bumi dan menjadikan penduduknya berpecah-belah, dia menindas segolongan dari mereka (Bani Israil), dia menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak perempuan mereka. Sungguh, dia (Fir’aun) termasuk orang yang berbuat kerusakan.” (QS. Al-Qasas 28: Ayat 4).
وَا سْتَكْبَرَ هُوَ وَجُنُوْدُهٗ فِى الْاَ رْضِ بِغَيْرِ الْحَـقِّ وَظَنُّوْۤا اَنَّهُمْ اِلَـيْنَا لَا يُرْجَعُوْنَ
“Dan dia (Fir’aun) dan bala tentaranya berlaku sombong di bumi tanpa alasan yang benar, dan mereka mengira bahwa mereka tidak akan dikembalikan kepada Kami.” (QS. Al-Qasas 28: Ayat 39).
Bahwa tidak diragukan lagi ala Firaun mimpin dalam Zaman Now, itu lah ala KOMUNIS, oleh karena itu sudikiranya bapak Prabowo yang telah di tetapkan KPU dan Putusan MK sebagai Presiden Terpilih, agar tidak meneruskan Presiden Club-nya, amat berbahaya bagi Nasib Rakyat dan anak Cucu kita semua ke depannya, dugaan saya secara gerakkan politik inilah PKI GAYA BARU meminjam istilah dari Taufik Bahauddin dari UI whact.
Salam Juang‼️
Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.