
Mentari pagi bersinar dengan riangnya
menggiring langkah yang ada..
Dengan pasti ia berjalan, Menuju sebuah tujuan..
Sepertinya apapun yang terlangkahi
ikut ucapkan salam…
Awalnya aku tidak percaya diri
dengan pakaian yang tertutup rapi..
Teman-teman berkata aku tidak trendi,
tapi, Abi berkata aku cantik
begitupun juga dengan Ummi..
Wahai kawan yang bermimpi Sanjungan
cantik bukan berarti buka-bukaan..
Cantik bukan selalu berdandan
dan cantik bukan berarti seorang pujaan..
Ku ulurkan jilbabku hingga terasa damai hatiku..
Ku longgarkan pakaian ku sehingga tertutup bentuk tubuhku..
Ku lakukan semuanya itu demi cinta ku pada Rabb ku..
Dan berbisik dalam hatiku,
Semoga engkau bahagia melihatku..
Andai semua orang memahami
cantik lahir bukanlah ukuran..
Tapi cantik hati memikat semua orang
dan yang utama berbudi pekerti
Seperti yang Rosul Contohkan..
Cantik, cantik aduh cantiknya
busana Muslimah aduh indahnya..
Siapapun yang memandangnya terasa sejuk dipandang mata..
Gadis kecil, Adik ku sayang
rupanya engkau tak mau ketinggalan,
memakai busana yang kedodoran,
tapi cantik sangat menawan..
Telah diterbitkan juga oleh:
Jabal
Bone pustaka
Kaki Buku
Sebuah Puisi: Keagungan dan Keindahan Wanita.
Karya: Alm. Euis Srimulyati & Ahmad Rifki.
Editor: M. Daher H. (Kabiro Jawa Barat).
Semut Ibrahim Mediatama.
Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.