Oktober 9, 2026
Pamflet Gerakan Penegak Kedaulatan Rakyat Solo Raya

GPKR Solo Raya Adakan Mimbar Bebas Menolak Pemilu curang

Semut Ibrahim | Surakarta – Dari pamflet yang diterima redaksi, rencana aksi yang akan dilakukan oleh Gerakan Penegakan Kedaulatan Rakyat (GKPR) Solo Raya tersebut sedianya dimulai pukul 13.30 WIB dan akan melakukan aksi di kantor DPRD Kota Solo.

Selaku perwakilan dari GPKR Solo raya, Dono Raharjo saat dihubungi awak media memberikan penjelasan bahwa aksi ini dilakukan karena melihat kondisi saat ini yang dinilai memprihatinkan, di mana ketentuan hukum dan undang-undang diterabas seenaknya.

“Sekecil apapun ruang, kita masih mengatakan bahwa kita tidak pernah mau disikapi dengan cara-cara seperti ini. Karena bagaimanapun hal-hal yang menyelingkuhi konstitusi hal-hal yang tidak baik, tidak akan berbuah kebaikan,”.

“Kami harus tetap bersuara sesempit apapun peluang itu. Pemilu sudah dilakukan dengan sangat ugal-ugalan, massif dan dengan brengsek. Keadaan ini juga dialami secara nasional, Hak angket jangan gembos, rakyat menunggu. Kalau sekiranya DPR RI gak bisa menyelesaikan? Maka yang menyelesaikan rakyat !” ujarnya.

TRITURA

Tuntutan dari GKPR ada 3 dengan menyebutnya sebagai Tritura :

1. Tolak Pemilu 2024 yang curang dan brutal;

2. Dukung Hak Angket DPR RI tentang pemilu;

3. Meminta Presiden Jokowi mengundurkan diri.

Aksi ini sekiranya akan dilaksanakan oleh Gerakan Penegak Kedaulatan Rakyat (GKPR) pada hari Jum’at, tanggal 15 Maret 2024, pukul 13.30 WIB di kantor DPRD Solo.


-Atma_


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

3 thoughts on “Solo Raya Menolak Pemilu Curang”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca