Oktober 10, 2026
Gambar tangkapan layar PANDANGAN JOGJA

Semut Ibrahim | Jakarta – Ramai di X (Twitter) tentang adanya kegiatan siraman rohani (dibaca briefing) para buzzer di salah satu hotel guna meredam trending dan meluasnya tuntutan masyarakat untuk segera ADILI JOKOWI.

Melalui akun X-nya, Lira yang giat mengajak masyarakat untuk “Suka Membaca dan Berani Menulis” mengingatkan akan bahaya laten buzzer pemecah belah kesatuan bangsa.

Kak Lira mengendus topik yang menjadi target operasi para buzzer tersebut. Topiknya luar biasa itu adalah:
1. Hembuskan isue HTI bangkit (going on)
2. Goyang Gas 3kg (going on)
3. Lempar Isue Bahlil nyalon Cawapres 2029-2034 (going on)
4. Ramaikan Isue Yakult Masiku (going on)
5. Gulirkan Isue F4 balon Capres 2029-2034 (coming soon)
6. Paling anyar, menciptakan kehebohan skandal palsu dengan AI terkait penistaan agama, perselingkuhan para tokoh lawan, pemuka agama, dll. (coming soon).

Semua kegaduhan itu diciptakan untuk meredam semakin kencangnya desakan masyarakat terhadap tuntutan “Adili Jokowi”, kroni dan keluarganya yang semakin hari semakin kuat akibat terkuaknya sejumlah fakta “Kongkalikong Barter ‘Kong Guan’ dengan PSN”.

Tak mungkin lagi penjarakan Said Didu dan Kholid Sang Nelayan Banten, keduanya terlanjur mendapat dukungan kuat masyarakat luas. Apalagi setelah tes ombak dengan panggilan polisi kemarin, masyarakat malah semakin panas dan buas.

Kini bertambah lagi deretan shaf baru berkumpul di sepanjang pesisir Desa Kohod, ada sejumlah nama tokoh masyarakat seperti Mantan Ketua KPK Abraham Samad, Ahmad Khozinudin sang penggugat Ijazah Palsu Jokowi, Edy Mulyadi Wartawan Senior FNN, sesepuh Muhammadiyah Din Syamsuddin, Eep Saefulloh Fatah, mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen (Purn) Napoleon Bonaparte, Sekjen Pengurus Pusat Aliansi Gerakan Reforma Agraria (PP-AGRA) Saifullah Wathoni, Ketua Umum (Ketum) Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Muhammad Martak, aktivis 98 Syahganda Nainggolan, dll.

Dipicu dengan terungkapnya PAGAR LAUT ILEGAL di pesisir Tangerang, bangkitlah gerakan dukungan terhadap penegakan hukum atas penguasaan aset bangsa oleh oligarki dengan cara-cara ilegal berdalih PSN terus menguat dan bermuara kepada tuntutan ADILI JOKOWI.

TNI Bersama Rakyat

Dilansir dari laman resmi TNI ANGKATAN LAUT, diberitakan oleh Dinas Penerangan Angkatan Laut, bahwa pembongkaran PAGAR LAUT ILEGAL sudah hampir tuntas.

Diterangkan sampai dengan Selasa, (04 Februari 2025), TNI AL, Polairud dan nelayan sekitar telah berhasil membongkar sepanjang 20,7 km pagar laut ilegal yang terbentang sepanjang 30.16 km tersebut.

Keterangan Resmi Dinas Penerangan Angkatan Laut

Setelah sempat terhenti selama sepekan karena cuaca buruk dan gelombang tinggi tidak kunjung reda, Prajurit TNI AL kembali melanjutkan pembongkaran pagar laut yang terbentang di tiga wilayah. Pagar laut ilegal yang awalnya terbentang sepanjang 30,16 km pembongkarannya kini sudah hampir tuntas, Selasa (4/2/2025).

Hari ini, sebanyak 256 orang yang terdiri dari personel TNI AL, Polairud dan nelayan sekitar dikerahkan untuk membongkar pagar laut ilegal tersebut. Dalam pembongkarannya, TNI AL mengerahkan 1 Patkamla, 12 Perahu Karet, 1 RBB dan 1 RHIB serta beberapa kapal nelayan.

Adapun total hasil yang dapat dibongkar hingga hari ini yaitu sepanjang 20,7 km. Pembongkaran dilakukan di wilayah Tanjung Pasir sepanjang 1,5 km dan Kronjo sepanjang 500 m. Meskipun sempat terkendala angin dan gelombang cukup tinggi dan bambu yang berlapis, Prajurit TNI AL, Polairud dan nelayan tetap melanjutkan pembongkaran setelah mempertimbangkan kondisi cuaca di lokasi.

Hingga kini, TNI AL masih berupaya membongkar semua pagar laut yang masih tersisa sebagai wujud aksi nyata dari perintah Presiden RI untuk membuka akses nelayan mencari nafkah dan mengembalikan mata pencahariannya sehari-hari yaitu mencari ikan.

Pelaksanaan kegiatan pembongkaran pagar laut merupakan implementasi dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menekankan kepada para prajurit TNI AL untuk terus bersinergi dengan instansi maritim terkait guna mengatasi kesulitan masyarakat nelayan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.  

Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca