Oktober 10, 2026
Ilustrasi Ghane

Kudeta Jokowi Mulai Tercium Oleh Prabowo

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh

Menjelang dan paska 100 hari kerja presiden Prabowo diwarnai dengan pembangkangan para menteri titipan Jokowi, dari Mentri KKP sampai lambatnya Bareskrim dalam penanganan pagar Laut di wilayah Tangerang. Langkah Kabareskrim yang terkesan mengulur-ulur waktu dan mencari celah untuk membebaskan Aguan dari segala kontrovesialnya menuai banyak cibiran dari masyarakat mereka membandingkan dengan kasus pembunuhan yang sering bisa diungkapkan dalam waktu kurang dari 24 jam tapi publik tidak terhenti pada Kabareskrim Polri mengingat Sigit Sulistyo selaku Kapolri adalah orang yang sangat patuh terhadap Jokowi, bahkan menurut Bocor Alus Tempo Jokowi sampai mengemis pada Prabowo agar Kapolri Sigit Sulistyo jangan diberhentikan, minimal satu tahun.

Tapi baru-baru ini adik Prabowo dengan berapi-api mengatakan bahwa dalam pemerintahan sebelumnya banyak program yang tidak masuk akal dan jauh dari kepentingan rakyat, pernyataan Hasyim tersebut seperti gertakan pada orang-orang Jokowi yang saat ini bikin ulah di kabinet merah putih.

Kapolri, Mentri KKP, Bahlil dan para Mentri titipan lainya akan menjadi batu krikil yang membuat tidak nyaman karena mereka bekerja setengah hati, antara memikirkan rakyat dan melindungi kebusukan Jokowi yang terus ter-endorse ke publik saat ini.

Disisi lain Bahlil membuat kebijakan tata niaga Elpiji yang membuat resah rakyat kecil, membuat susah pedagang kecil tanpa memikirkan akibat dari keputusan yang dibuat, atau ini jangan-jangan strategi Jokowi untuk mengganggu pemerintahan Prabowo??

Jokowi memang bak belut yang susah di pegang dari omongan dan tindakannya yang sering bertolak belakang dari kehendak rakyat.

Forum Tanah Air (FTA) bersama para tokoh bangsa

Sahabat Ida fillah dan lillah,

Presiden Prabowo ada di dalam lingkaran syetan yang di buat oleh Jokowi, ada dalam cengkraman gurita dimana kaki tangan dan lehernya sudah terikat kuat, saat ini bantuan rakyat dibutuhkan untuk bisa melepaskan itu semua.

Tak ada jalan lain kembali penulis katakan bahwa kekuatan arus bawah sangat dibutuhkan, dan inipun membutuhkan konsentrasi penuh, fokus menggalang,  mengedukasi dan menyampaikan kondisi real bangsa, karena yang terimbas langsung adalah rakyat.

PSN PIK 2, akan menjadi Bumerang dan Bom waktu untuk negara ini jika tidak di hentikan dengan cepat.

Ada sedikit terlintas di pikiran apakah keputusan BAHLIL mengenai aturan penyaluran Gas ELPIJI yang jelas jelas mengganggu hajat rakyat adalah SEBUAH PENGALIHAN ISUE dari PIK 2 untuk menyelamatkan AGUAN..?? Dimana saat ini rakyat sedang gencar memburu Aguan.

Butuh kecerdasan rakyat, untuk menyikapi kondisi saat ini, JOKOWI dengan segala akal busuknya terus berupaya untuk memuluskan agenda Jahatnya mencaplok Indonesia melalui tangan para pengkhianat.

Penulis bersama tokoh bangsa membersamai nelayan Banten

Gunakan Otak bukan hanya OTOT dalam memperjuangkan hak rakyat.

Wassalamualaikum warrohmatullahi wabarokatuh

Ida N. Kusdianti,
Sekjend FTA (Forum Tanah Air)


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca