Oktober 10, 2026
Tangkapan layar DRAMA JELANG PILKADA

SEMUT IBRAHIM | GRESIK – Statement Rocky Gerung, pengamat politik ketika acara program stasiun televisi swasta nasional dalam acara “Rakyat Bersuara” yang dipandu Aiman Wicaksono yang disiarkan secara live berbuntut panjang dengan kalimat Rocky yang mungkin keceplosan “konon setiap Sabtu berbagai
Menteri datang memberi uang, you (kamu) koruptor.” ketika Gibran masih menjabat walikota, desakan (menanyakan) kepada KPK, kejaksaan RI dan POLRI untuk menindak lanjuti hal tersebut. Cuitan salah satu netizen dengan akun @aryprasetyo85 mengatakan dalam cuitannya di X :
“Benerin ini??
@KPK_RI @KejaksaanRI @DivHumas_Polri
Kok Kalian Diam Saja?

Rocky Gerung pernah mengkritik pemerintahan Gibran ketika menjadi walikota. Konon, setiap Sabtu, para menteri datang untuk menyetor uang kepada dirinya.
“Waktu itu dia (Gibran) adalah walikota, saya kritik. Dia ngaku bahwa setiap Sabtu, para menteri kasih duit,” kata Rocky Gerung.

Rocky Gerung juga diduga terang-terangan melemparkan sebutan kepada kakak dari Kaesang Pangarep tersebut.
“Koruptor!” tegas Rocky Gerung.

Tangkapan layar cuitan Ary Prasetyo

Apakah statement bung Rocky hanya dianggap sebagai candaan saja dalam acara tersebut? Padahal jelas didepan mata kita dugaan gratifikasi bahkan dengan gamblangnya bung rocky menyebut koruptor.

Seharusnya KPK atau kejaksaan bisa memanggil bung Rocky untuk dimintai keterangan terkait pembicaraan nya, dan juga bisa memanggil Gibran untuk mengkonfirmasi atau dimintai keterangan, karena hal ini kalau dibiarkan akan menjadi opini liar dikalangan masyarakat bahkan bisa memicu rasa ketidak percayaan rakyat terhadap penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

Apalagi sosok Gibran sebagai tokoh dan pejabat publik yang bulan Oktober nanti beliau akan dilantik menjadi wakil presiden RI. Maka apabila issue ini dibiarkan tanpa ada kejelasan hukumnya bisa menjadi preseden buruk untuk penegakan supremasi hukum dan pemberantasan korupsi bagi pemerintahan baru era bapak Prabowo, padahal Pak Prabowo dalam pidatonya di salah satu kegiatan dengan lantang berbicara “Saya akan kirim pasukan khusus mengejar koruptor walaupun lari ke Antartika!”

Bagaimana rakyat akan optimis terhadap pemerintahan baru era Prabowo kalau pendampingnya masih tertimpa issue masalah gratifikasi atau korupsi?

Permasalahannya adalah apakah KPK akan  berani menindaklanjuti statement Bung Rocky Gerung yang dalam hal ini KPK adalah lembaga anti rasuah (korupsi) yang dibiayai oleh negara dari hasil pajak rakyat, yang mana harapan rakyat KPK harus bisa menumpas korupsi yang semakin mewabah di negeri ini, atau KPK akan mengukir sejarah di era rezim ini menjadi lembaga yang mandul dan pecundang.

(AR)


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca