Oktober 10, 2026
IMG-20240507-WA0053(3)

Civitas Muhammadiyah Bandung Gelar Aksi Dukung Didepan Gedung Sate pada hari ini Selasa (7/5/2024).

Semut Ibrahim | Bandung – Civitas Muhammadiyah serentak melakukan aksi bela Palestina dan mendukung kemerdekaan bagi Palestina. Aksi yang dilakukan pagi hari mulai pukul 10:00 WIB di kampus di bagian Indonesia barat. Dan pukul 11:00 WIB untuk wilayah Indonesia tengah. Sedangkan pukul 12:00 WIB untuk wilayah Indonesia bagian timur.

Aksi demonstrasi itu dilakukan berdasarkan keputusan Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah yang tercantum dalam DASASILA PERNYATAAN SIKAP AKSI BELA PALESTINA DAN KUTUK ISRAEL FORUM REKTOR PERGURUAN TINGGI MUHAMMADIYAH-AISYIYAH 07 MEI 2024, membawahi 172 universitas, dibuat di Yogyakarta, pada Jumat (3/5/2024).

DASASILA PERNYATAAN SIKAP AKSI BELA PALESTINA DAN KUTUK ISRAEL FORUM REKTOR PERGURUAN TINGGI MUHAMMADIYAH-AISYIYAH 07 MEI 2024 dapat di unduh di sini

Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah, membawahi 172 Universitas, menyampaikan; Hampir satu abad konflik Israel-Palestina tidak kunjung berujung. Hal ini tidak lepas dari misi Zionis Israel untuk menguasai tanah Palestina. Berbagai serangan, penindasan, pengusiran, dan pembunuhan dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina.

Sejak 7 Oktober 2023 hingga saat ini, agresi dan serangan militer Israel terhadap warga Palestina merupakan serangan yang paling keji, biadab, dan brutal dalam sejarah konflik Israel dan Palestina. Korban terbunuh telah mencapai hampir 35.000 jiwa dan terluka mencapai lebih dari 77.867 orang, yang sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak. Bahkan saat ini, sebagian besar jalur Gaza telah menjadi puing-puing. Pasokan makanan dan bantuan kemanusiaan ke Palestina diawasi dan dibatasi secara ketat oleh tentara Israel, sehingga kelaparan menjadi pemandangan yang sangat memilukan.

Ironisnya, tindakan yang dilakukan Israel terhadap Palestina justru mendapat pembiaran dan dukungan dari negara-negara seperti Inggris, Prancis, Jerman, dan Amerika Serikat.

Menyikapi hal tersebut, Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah menyatakan sikap tegasnya sebagai berikut:

  1. Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia, yang tergabung dalam Forum Rektor PTMA mengutuk keras Israel atas agresi dan serangan militer yang sangat tidak proporsional, penangkapan massal terhadap warga sipil Palestina, perusakan berbagai fasilitas umum, utamanya fasilitas kesehatan, serta blokade bantuan kemanusiaan.
  2. Mengapresiasi sebesar-besarnya dukungan mahasiswa, dosen, dan guru besar di seluruh dunia yang sudah berani menyuarakan hati nurani dan akal sehatnya menolak kejahatan genocide Israel dan mendukung kemerdekaan Palestina.
  3. Mengecam keras sikap Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Jerman, dan negara-negara serta pihak-pihak lainnya yang terus memberikan dukungan dan bantuan terhadap Israel dalam agresi dan penyerangan terhadap Palestina.
  4. Meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk memaksa dan memfasilitasi perundingan dan gencatan senjata Israel dan Palestina.
  5. Mendukung Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC) mengadili Benjamin Netanyahu dan tokoh-tokoh Israel lainnya yang terlibat dalam genocide warga Palestina.
  6. Mengecam Organisasi Kerja Sama Islam, Rabithah Alam Islami, dan negara-negara Arab yang bersikap lemah dan cenderung membiarkan Israel secara leluasa melakukan penyerangan dan pembunuhan hanya untuk kepentingan dalam negeri mereka sendiri.
  7. Mengapresiasi atas konsistensi dan keberanian Menteri Luar Negeri RI dalam berbagai forum dunia untuk terus membela dan memperjuangkan kemerdekaan Palestina, menolak kejahatan Israel, serta mengkritik keras kemunafikan Barat dalam kasus konflik Israel-Palestina.
  8. Meminta kepada Pemerintah Indonesia, untuk tidak berpikir sedikit pun dan apalagi melakukan langkah-langkah politik untuk membuka hubungan diplomatik dengan negara agresor dan pelaku genocide, Israel.
  9. Atas nama hak asasi manusia dan amanat Konstitusi Republik Indonesia yang menegaskan bahwa segala bentuk penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan, serta aspek
    historis relasi Palestina dan Indonesia melalui Prof. Kahar Muzakir (Muhammadiyah), kami meminta agar Pemerintah Indonesia memperkuat jalinan diplomasi dengan negara-negara lain untuk mewujudkan lahirnya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.
  10. Mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk terus memberikan perhatian serius terhadap perkembangan konflik Israel dan Palestina, dengan terus memberikan bantuan moral, material, dan spiritual terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Salah Satu kampus Muhammadiyah yang mengelar Acara Aksi Bela Palestina dan Kutuk Zionis Israel yakni Universitas Muhammadiyah Bandung.

Berdasarkan pantauan semutibrahim.com, aksi yang digelar didepan Gedung Sate tersebut diikuti oleh sekira ratusan civitas baik itu mahasiswa/i, rektor Universitas Muhammadiyah Bandung dimulai pada jam 10 WIB, dengan Kordinator Lapangan (Korlap) Faisal Amien Prawira.

Ratusan civitas Muhammadiyah Bandung membawa aneka poster yang berisi dukungan terhadap rakyat Palestina, mengutuk genosida zionis Israel, stop membom Gaza, dll.

Dalam Orasinya, Rektor Universitas Muhammadiyah Bandung Prof. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc mengatakan, harapannya aksi ini bentuk kepedulian Kampus Muhammadiyah atas penjajahan yang dilakukan oleh Zionis Israel. Kemerdekaan adalah hak segala bangsa maka menjadi kewajiban kita sebagai masyarakat berdaulat untuk menjunjung tinggi kemerdekaan rakyat Palestina.

Aksi ini juga mendorong soal kemanusiaan, bahwa tindakan yang dilakukan Zionis Israel adalah bentuk pelanggaran berat Hak Asasi Manusia Maka pemerintah Indonesia dan Negara Islam lainnya harus berani mengadakan perlawanan di forum internasional serta melakukan dorongan untuk diadakan sidang peradilan internasional untuk Zionis Israel, tegasnya.

Aksi yang berjalan dengan aman dan lancar tersebut, berakir sekira jam 16 WIB.

Biro Bandung melaporkan.


Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca