FOTO ILUSTRASI
Jakarta, 15 April 2024
Sebagaimana diketahui Zionis melakukan serangannya ke Konsulat Republik Islam Iran di Ibu Kota Suriah, Damaskus pada 1 April 2024, yang menewaskan yang menewaskan dua jenderal dan lima penasehat militer.
Sebagai tanggapan atas serangan Zionis tersebut, Iran melakukan serangan balik ke Israel pada 14 April 2024.
Terkait serangan zionis Israel terhadap
serangan balasan yang dilakukan Zionis Israel atas Iran yang disebabkan pengeboman kantor kedutaan Iran di Ibu kota Suriah tersebut, Dewan Pimpinan Pusat Front Persaudaraan Islam menyampaikan beberapa hal, berikut pernyataan sikap mereka ( Dewan Pimpinan Pusat Front Persaudaraan Islam ) sebagaimana yang diterima oleh redaksi semutibrahim.com pada hari ini Senin (15/4/2024).
Sehubungan dengan serangan balasan yang dilakukan Zionis Israel atas Iran yang disebabkan pengeboman kantor kedutaan Iran pada wilayah negara Suriah sehingga menyebabkan tewasnya beberapa petinggi militer dan pegawai diplomatik Iran, kami Dewan Pimpinan Pusat Front Persaudaraan Islam menyatakan:
Pertama, MENGUTUK dan MELAKNAT serta MENGECAM KERAS tindakan Zionisme Israel beserta semua negara yang telah membantunya yang secara nyata melakukan GENOSIDA dan KEJAHATAN PERANG serta PELANGGARAN BERAT HUKUM INTERNASIONAL baik kepada rakyat Palestina maupun negara-negara muslim sekitar;
Bunyi peryataan sikap DPP FPI yang kedua yakni, Serangan-serangan Zionis Israel dengan sokongan sekutunya, terutama Amerika Serikat, menunjukkan watak asli Imperialisme dan Kolonialisme Barat yang demi kepentingan penjajahan mereka, telah nyata berulang kali melakukan pelanggaran berat Hak Asasi Manusia maupun Instrumen hukum Internasional lainnya;
Pernyataan sikap DPP FPI yang Selanjutnya,MENDUKUNG PENUH perlawanan SAH Rakyat Palestina, Yaman dan Iran atas penjajahan Zionis Israel dan sekutunya, serta menyerukan agar negara-negara Islam, terutama INDONESIA, untuk bergabung melakukan perlawanan terhadap Zionis Israel dan sekutunya demi kemerdekaan bumi suci Al Quds dari cengkraman kotor Zionis Israel dan sekutunya;
Dalam surat pernyataan sikap yang ditandatangi oleh Habib Muhammad Al Attas, Lc ,MA ( Ketua Umum Front Persaudaraan Islam), Habib Ali Abu Bakar Al Attas, SH. ( Sekretaris Umum ) Serta Abuya. KH. Ahmad Qurthubi Jaelani ( Penasehat Pusat ) DPP FPI. MENUNTUT Pemerintah Indonesia konsisten dengan amanat Konstitusi UUD 1945, menjadikan penjajahan sebagai musuh dan ancaman nyata bagi kepentingan Nasional Republik Indonesia;
Terakhir, Dewan Pimpinan Pusat Front Persaudaraan Islam , Menyerukan kepada seluruh Umat Islam bersatu padu dan mengesampingkan perbedaan suku, bahasa, madzhab dan lain sebagainya, untuk BERJIHAD membela kemerdekaan rakyat Palestina serta kesucian Masjid Al Aqsho dari tangan kotor penjajah Zionis Israel.
Demikian pernyataan ini dibuat, Semoga Allah SWT menangkan perjuangan Umat Islam dalam memerdekakan Masjid Al Aqsho dan Rakyat Palestina.
Jakarta, 6 Syawwal 1445 H/15 April 2024 M
Dewan Pimpinan Pusat – Front Persaudaraan Islam
Tutup pernyataan sikap tersebut.
Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
Kebencian saja ajarannya, aneh urusin negara lain, nusantara lebih sadis yakni bangsa inferior, makan saja susah.
Mereka yg perang negara2 kaya, rakyat negara miskin sok usil nyap2, seagama saling menjalimi; saling menuduh menjalumi…. begitu berpikir muslim yah, maaf.