Oktober 9, 2026
Ilustrasi oleh Gemini

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:
“Musibah yang menjadikan dirimu kembali kepada Allah lebih baik bagimu daripada nikmat yang menyebabkan dirimu lupa mengingat Allah.”

Allah ﷻ tidak selalu mendidik hamba-Nya dengan kenikmatan. Terkadang Dia mendidik dengan ujian, kehilangan, kesedihan, dan musibah. Namun, apabila musibah itu menjadikan hati semakin dekat kepada Allah, maka itulah musibah yang lebih baik daripada kenikmatan yang membuat seseorang lalai dari mengingat-Nya.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

«وَمُصِيبَةٌ تُقْبِلُ بِكَ عَلَى اللهِ خَيْرٌ لَكَ مِنْ نِعْمَةٍ تُنْسِيكَ ذِكْرَ اللهِ»

“Musibah yang menjadikan dirimu kembali kepada Allah lebih baik bagimu daripada nikmat yang menyebabkan dirimu lupa mengingat Allah.”

Musibah mengajarkan kerendahan hati. Musibah mengingatkan bahwa dunia bukan tujuan akhir. Musibah menyadarkan bahwa setiap manusia membutuhkan pertolongan Allah pada setiap detik kehidupannya.

Karena itu, jangan hanya melihat pahitnya ujian. Lihatlah pula kebaikan yang Allah kehendaki di baliknya. Bisa jadi melalui musibah, Allah menghapus dosa-dosa, meninggikan derajat, memperbaiki hati, dan menguatkan keimanan kita.

Semoga setiap ujian yang kita hadapi menjadi sebab bertambahnya ketakwaan, kesabaran, dan kedekatan kepada Allah ﷻ.

═══════════════

Artikel oleh : Aya Syophia Miza, MA (Ketua PPUM Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumatera Barat)

 Salurkan infaq terbaik Anda melalui:
Bank Nagari Syariah
No. Rekening: 7100.0201.13080-6
An. PPUM SUMBAR

 Konfirmasi Infaq:
+62 853-5113-4169
Firsta Yuliano, Lc., M.H

“Siapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang melakukannya.” (HR. Muslim)

Jazakumullahu khairan atas dukungan dan partisipasi dalam kaderisasi ulama dan dakwah Islam di Sumatera Barat.


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca