Oktober 9, 2026
Foto : M. Munawir Lasiyino beserta anak didik

Brebes, SemutIbrahim – Banjir bandang melanda Kecamatan Ketanggungan, Brebes, Jawa Tengah, pada Rabu malam hingga Kamis (25-26 Maret 2026), akibat luapan Sungai Babakan setelah hujan deras. Bencana ini merendam 7 desa, memaksa warga mengungsi dan melumpuhkan jalur nasional Ketanggungan-Pejagan (11/4/2026).

Sosok seorang tokoh muda Brebes yang kini cukup dikenal sebagai inisiator terbentuknya berbagai forum pemberdayaan pemuda maupun Pendidikan dikenal sebagai putera daerah Brebes, Jawa Tengah.

Muhammad Munawir Lasiyono, yang biasa disapa Gus Mun itu merupakan anak ke-8 dari 10 bersaudara dari Nuryadin (almarhum seorang Kyai NU di Desa Terlangu), menyerahkan bantuan alat tulis untuk terdampak banjir di Brebes dengan cakupan 2 Kecamatan (Kecamatan Ketanggungan dan Tanjung) serta 4 Desa, yaitu Desa Ketanggungan, Padakaton, Kedawung dan Karangmalang.

Ia juga melanjutkan study S2 di Universitas Islam Indonesia, dengan Beasiswa Unggulan Kemendikbud Republik Indonesia.

Pernah menjadi Tenaga Ahli Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes dan KTPM Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Program SIMURP (Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project).

Sebagai Badan Pengurus Pusat (BPP) IKAPUNIJA (Ikatan Alumni Politeknik Universitas Indonesia dan Politeknik Negeri Jakarta) periode 2025-2029. Ia bertugas dalam Bidang Media dan Jaringan pada Departemen Alumni Branding dan Storytelling.

Saat ini beliau Sebagai Dosen di Politeknik Mitra Karya Mandiri Brebes / Manajemen Informatika dan Universitas Bima Sakapenta/Teknik Mekatronika.

-Atma_


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca