Oktober 10, 2026

Disampaikan Oleh : Saiful Huda Ems, Lawyer dan Aktivis ’98.

Habib Kribo berkata di postingan FB nya : “Fakta politik; Gibran menjadi figur yang diperhitungkan dan diperebutkan oleh seluruh poros capres. Kehadirannya terbukti berkontribusi dalam mengantar kemenangan Pilpres”.

Saya jawab nih Bib : Dajjal itu juga figur yang sangat diperhitungkan di akhir zaman, buktinya Dajjal itu namanya selalu diperbincangkan oleh seluruh umat manusia di seluruh penjuru dunia dari zaman dahulu kala sampai menjelang kiamat nanti.

Jadi Bib, orang yang diperhitungkan itu tidak mesti orang yang positif, berguna untuk bangsa dan negara serta umat manusia, bahkan bisa jadi orang yang diperhitungkan itu kadang juga merupakan orang yang sangat tidak berguna, membawa mudharat bagi kehidupan orang banyak.

Terus Habib juga mengatakan;”Gibran diperhitungkan oleh seluruh poros Capres”. Bib, poros itu artinya apa? Ojo sembarangan menggunakan kata-kata Bib. Nanti Prof. JS. Badudu yang menyusun Kamus Bahasa Indonesia itu bangkit dari kuburnya, dan marah ke Habibloh.

Saya pernah mengunjungi beliau di rumahnya yang di Bandung bersama Mas Sri Bintang Pamungkas, ketika saya mau menggulingkan Rezim Soeharto di akhir tahun 1995 Bib. Kami berdua bertanya pada beliau tentang arti yang sebenarnya dari kata Diktator. Soalnya Mas Bintang saat itu tengah diadili, karena waktu beliau diskusi bersama saya dkk. Mahasiswa Indonesia di Berlin 9 April 1995, beliau menyebut Soeharto diktator.

Dan Prof. JS. Badudu dimintain tolong oleh Mas Bintang untuk dijadikan saksi ahli di persidangan. Hehe…

Bib, coba minum Jamu Antermul, biar Habib segera sadar dari halusinasinya dan tidak terus menerus pagi, siang dan malam memberikan dukungan untuk Sarkowi.

Haha…Maaf Bib, sebagai kawan saya hanya mencoba mengingatkanmu Bib. Jangan sampai hanya pernah dijenguk oleh Sarkowi, Habib jadi kehilangan nalar sehatnya.

6 Februari 2026

-Atma_


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca