
Tentang : Penyelamatan Negara
Bahwa upaya Penyelamatan Negara sudah sangat mendesak.
Bahwa harapan akan munculnya sosok Presiden sebagai pemimpin sejati, negarawan bersandar Pancasila dan UUD 45 (asli) makin menjauh.
Bahwa Indonesia membutuhkan Presiden yang benar-benar mampu untuk membenahi berbagai kerusakan yang ditinggalkan rezim sebelumnya. Presiden Prabowo justru masih dalam bayang bayang mantan Presiden Jokowi dan kekuatan oligarki.
Bahwa Presiden Prabowo, selama ini mengabaikan saran dari para seniornya untuk selamatkan negara khususnya dari kekuatan yang akan membentuk negara dalam negara.
Bahwa Prabowo tampak tak berkutik saat kedaulatan Indonesia diacak-acak kekuasaan oligarki dan strategi asing berjalan tanpa hambatan.
Atas dasar pertimbangan tersebut, Maklumat Yogjakarta, tetap mengingatkan:
1. Segera kembali pada Pancasila dan UUD 45 asli;
2. Apabila item diatas tetap diabaikan dan penyelamat negara tidak lagi bisa melalui jalur sistem konstitusi bahkan negara mengarah pada jalan yang semakin tersesat terlalu jauh;
3. Maka, sangat mungkin jalur alternatif rakyat sebagai pemilik kekuasaan syah berpotensi mengambil tindakan dengan pilihan Revolusi.
Yogyakarta, Januari 2026
Maklumat Yogyakarta
– Jenderal (Purn) Tyasno Sudarto
– Prof. Dr. Sofian Efendi
– Prof. Dr. Rochmat Wahab
– Marsekal TNI (Purn) Hanafie Asnan
Cp : Sutoyo Abadi : 081390039000.
-Atma_
Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
Suatu upaya pembenturan yang menarasikan buah analisa berdasar Halusinasi manusia Post Power Syndrom.
Suatu Mimpi “Bila saya” atau “Seharusnya Dia/Presiden”, melakukan “yang menurut” saya, adalah suatu bentuk masalah kejiwaan berdasar “Negatif Self Defence Mechanism”.
Salam INDONESIAWAN.