Oktober 10, 2026
Gambar ilustrasi

Disampaikan Oleh : Sutoyo Abadi, 12.02.2026

Ibukota negara sudah tiada, Kau merasa dalam dekapan ibu kandung

Ibukota negara sudah lenyap Kau masih tampak gembira

Ibukota negara sudah musnah, Kau seperti tidak merasa

Ibukota negara sudah dicabut, Kau masih merasa nyaman

Ibukota negara mampus, Kau bilang masih hidup

Ibukota negara menghilang, Kau merasa masih ada

Ibukota sudah moksa, Kau merasa masih hidup

Ibukota negara sudah dikuasai oligarki, Kau bilang itu kan hanya dibeli

Ibukota negara berubah PIK, Kau bilang itu Ibukota baru

Ibukota negara jadi kawasan aglomerasi, Kau bilang itu kemajuan

Ibukota negara jadi kawasan industri, Kau bilang untuk masa depan

Ibukota negara dikelola Aguan, Kau bilang dia dermawan

Ibukota negara berubah jadi hunian imigran Cina, Kau bilang nasib

Ibukota negara akan jadi Singapore, Kau bilang sempurna

Negara dalam negara didepan mata, Kau pura pura buta

Negara dalam negara itu nyata, Kau bilang perubahan

Negara dalam negara mengancam kedaulatan, Kau bilang NKRI harga mati

Negara dalam negara itu musuh negara, Kau bilang persatuan

Negara dalam negara harus diperangi, Kau bilang perdamaian

Negara dalam negara adalah penghinaan, Kau bilang nasionalisme

Negara dalam negara tanda akan bubarnya NKRI, Kau bilang keutuhan negara

Negara dalam negara embrio Singapura ke dua, Kau bilang kemajuan masa depan

Rakyat harus segera bertindak untuk menyelamatkan kedaulatan negara

“Berlaku Hukum Perang, bukan Hukum Pidana Sipil dan yang berlaku  situasi darurat militer. Maka undang-undang yang berlaku UU Subersive”

Terlambat bertindak, Indonesia tertawan hanya untuk menunda tangis, kaum pribumi akan musnah, Indonesia  akan menjadi Singapura ke dua

-Atma_


Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Semut Ibrahim Mediatama

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca